Mengapa Saham Akamai Terpuruk di 2025 Meski Luncurkan Produk Baru
Teknologi
Keamanan Siber
01 Okt 2025
91 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Akamai Technologies menghadapi tantangan berat dalam kinerja saham dan pertumbuhan.
Inisiatif baru seperti Managed Service for API Performance dan Media Services Live 5 bertujuan untuk meningkatkan penawaran dan daya saing perusahaan.
Analisis dari Goldman Sachs menunjukkan ketidakpastian mengenai potensi peningkatan kinerja saham Akamai.
Akamai Technologies menghadapi tahun yang sulit di 2025 dengan penurunan nilai saham sebesar 20,5%. Kinerja yang kurang memuaskan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor bahwa perusahaan mungkin tidak mampu bersaing di pasar keamanan jaringan yang kian ketat. Salah satu analis terkenal dari Goldman Sachs, Gabriela Borges, memperkirakan saham ini akan tetap stagnan sampai ada tanda pertumbuhan yang signifikan dari perusahaan.
Untuk mengatasi masalah ini, Akamai meluncurkan beberapa produk baru pada September 2025 yang ditujukan untuk memperkuat posisi mereka di pasar. Salah satu produk tersebut adalah Managed Service for API Performance, yang membantu perusahaan menjaga kecepatan, keamanan, dan keandalan API yang penting untuk operasi digital mereka. Fitur ini juga menyediakan pemantauan 24 jam dan analisis ahli untuk memastikan kinerja API optimal dalam lingkungan yang kompleks.
Sebelumnya, pada 12 September, Akamai berkolaborasi dengan Harmonic untuk merilis Media Services Live 5, sebuah platform yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman streaming langsung. Dengan kemampuan streaming yang lebih cepat, fitur DVR yang lebih panjang, dan alat pengelolaan acara yang lebih baik, platform ini sangat penting untuk penyiaran olahraga langsung dan acara besar lainnya yang membutuhkan kelancaran tinggi.
Melalui langkah-langkah ini, Akamai berusaha memperluas cakupan layanannya agar dapat menangkap lebih banyak pasar di kalangan perusahaan besar dan penyedia media. Meskipun begitu, pasar tetap berhati-hati karena belum jelas apakah inisiatif ini cukup untuk mengembalikan pertumbuhan material perusahaan dalam jangka pendek.
Investor yang tertarik pada saham teknologi disarankan untuk mempertimbangkan juga peluang di sektor kecerdasan buatan (AI) yang dianggap memiliki potensi kenaikan yang lebih besar dengan risiko lebih kecil. Namun, bagi mereka yang optimis pada potensi Akamai, perkembangan produk baru ini bisa menjadi sinyal awal untuk pemulihan di masa mendatang.
Analisis Ahli
Gabriela Borges
Saham Akamai kemungkinan akan tetap berada dalam rentang harga yang sempit sampai tanda pertumbuhan yang jelas muncul, karena perusahaan kesulitan bersaing sebagai platform keamanan jaringan.