Saham Bakkt Melonjak 17% Didukung Target Harga Baru dan Fokus Bisnis Kripto
Finansial
Mata Uang Kripto
30 Sep 2025
146 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bakkt Holdings mengalami lonjakan signifikan dalam harga saham setelah strategi baru diimplementasikan.
CEO Akshay Naheta dan penunjukan Mike Alfred dianggap membawa potensi pertumbuhan yang besar bagi perusahaan.
Penjualan bisnis loyalitas dan fokus pada infrastruktur crypto menunjukkan arah baru bagi Bakkt dalam industri aset digital.
Saham Bakkt Holdings meningkat drastis sebesar 17% pada hari Selasa setelah Benchmark Company menaikkan target harga sahamnya menjadi 40 dolar. Ini menandai kenaikan harga yang signifikan dan memperkuat kepercayaan investor terhadap perusahaan penyedia layanan aset digital tersebut. Benchmark melihat potensi besar dalam tiga lini bisnis utama Bakkt, yaitu infrastruktur kripto, pembayaran stablecoin, dan treasury Bitcoin.
Sejak mencapai harga puncak di atas 1.060 dolar pada tahun 2021, saham Bakkt mengalami penurunan tajam hingga 97%. Namun, perusahaan merespon dengan melakukan perubahan strategi dan berfokus pada layanan inti digital. Penunjukan CEO baru, Akshay Naheta, dan masuknya investor berpengalaman Mike Alfred ke dewan direksi membantu memperbaiki ekspektasi pasar.
Mike Alfred, yang juga memimpin Alpine Fox LP dan terlibat di perusahaan infrastruktur digital lain, membawa pengalaman alokasi modal dan pengembangan bisnis. Penunjukan ini dianggap sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan strategi pertumbuhan Bakkt. Nama Alfred memberikan suntikan kepercayaan dari para investor dan analis.
Bakkt juga melepas bisnis loyalitasnya senilai 11 juta dolar agar bisa lebih fokus pada digital asset infrastructure yang menghasilkan pendapatan jauh lebih tinggi, yaitu 568 juta dolar di kuartal kedua. Perusahaan pun mengajukan rencana penjualan sekuritas hingga 1 miliar dolar sebagai tambahan modal untuk ekspansi treasury Bitcoin yang merupakan bagian dari strategi diversifikasi investasi perusahaan.
Analisis dari Benchmark menyimpulkan bahwa walaupun saham Bakkt mengalami kenaikan pesat, valuasinya masih dianggap wajar dan belum merefleksikan sepenuhnya potensi bisnisnya. Dengan situasi pasar kripto yang berkembang dan layanan inti yang makin diperdalam, Bakkt dianggap berada di posisi untuk memulai babak baru pertumbuhan yang menjanjikan.
Analisis Ahli
Mark Palmer
BKKT masih menarik untuk dibeli karena undervalued dibandingkan potensi pertumbuhannya dan rekan-rekan di ekosistem fintech dan aset digital. Penunjukan Mike Alfred diharapkan memberi rigor dalam pengambilan keputusan perusahaan.