Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pria Berotot Jadi 'Anak Sewa' Lindungi Lansia di China, Tren Membesar

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (5mo ago) health-and-medicine (5mo ago)
30 Sep 2025
121 dibaca
2 menit
Pria Berotot Jadi 'Anak Sewa' Lindungi Lansia di China, Tren Membesar

Rangkuman 15 Detik

Tren 'anak outsourcing' menciptakan solusi bagi lansia yang merasa kesepian.
Keberadaan 'anak outsourcing' memberikan rasa aman bagi lansia di panti jompo.
Tim ini terus berkembang dengan banyaknya permintaan dari masyarakat.
Di China, ada fenomena baru di mana para pria berotot dan terlatih seni bela diri disewa untuk menemani para lansia yang hidup sendiri di panti jompo atau rumah sakit. Mereka memberikan dukungan emosional sekaligus berperan sebagai pelindung agar lansia merasa aman dari perlakuan buruk. Profesi ini disebut sebagai 'Outsourced Children' atau anak sewa. Para pria ini membantu lansia dengan kegiatan sehari-hari seperti belanja, menemani ke dokter, dan berbincang agar mereka tidak kesepian. Kehadiran fisik mereka juga menjadi penghalang bagi pengasuh yang mungkin berniat jahat. Salah satu tim yang berasal dari Dalian, Tiongkok, menarik perhatian publik dengan formasi tim bodyguard yang sudah berkembang dari sembilan orang menjadi lebih dari seribu anggota dalam waktu tiga bulan. Tim ini juga kerap membawa hadiah saat mengunjungi lansia. Dalam perekrutannya, tim ini lebih memilih veteran dan profesional hukum yang dianggap disiplin dan dapat dipercaya untuk menjaga dan mendampingi para lansia. Mereka bertugas tidak hanya sebagai teman tapi juga penjaga yang mampu mengatasi masalah seperti sengketa lingkungan. Fenomena ini menunjukkan keinginan masyarakat mencari solusi atas masalah lansia yang tinggal sendiri, sambil memberikan rasa aman dan pengawasan. Namun, ini juga membuka diskusi tentang bagaimana seharusnya negara mendukung perawatan untuk populasi lansia yang terus bertambah.

Analisis Ahli

Dr. Li Wei (Ahli Sosiologi Lansia)
Inisiasi ini menunjukkan adaptasi kreatif masyarakat terhadap masalah demografis, namun pemerintah perlu mengintegrasikan solusi ini dengan kebijakan sosial yang lebih luas agar keberlanjutan dan keselamatan lansia bisa terjamin.
Prof. Zhang Min (Pengamat Kebijakan Publik)
Keberadaan 'Outsourced Children' adalah bukti ketidaksiapan sistem sosial dalam merespon kebutuhan lansia, sehingga muncul solusi semi-swasta yang unik. Ini bisa menjadi model baru dalam perawatan lansia jika dikendalikan dan diawasi dengan baik.