AI summary
Morgan Stanley menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan Alibaba dengan memperbarui target harga. Pertumbuhan divisi cloud Alibaba diprediksi akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Kemitraan strategis dan inovasi produk menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan Alibaba. Morgan Stanley menaikkan target harga saham Alibaba dari 165 dolar AS menjadi 200 dolar AS. Keputusan ini didasari oleh pertumbuhan pesat yang dialami oleh divisi cloud Alibaba, yang memperlihatkan potensi kuat untuk berkontribusi lebih besar pada keseluruhan pendapatan perusahaan.Bank investasi ini memperkirakan pertumbuhan cloud Alibaba akan mencapai 32% pada fiskal 2026 dan meningkat tajam menjadi 40% di fiskal 2027, didukung oleh peningkatan belanja modal, perbaikan model bisnis, dan ekspansi ke pasar internasional seperti Brasil, Prancis, dan Belanda.Alibaba memperkenalkan model AI canggih bernama Qwen3-Max dan menjalin kemitraan dengan NVIDIA dalam pengembangan AI fisik. Selain itu, perbaikan platform agen Bailian menambah nilai dan efisiensi operasional yang diharapkan meningkatkan permintaan.Morgan Stanley juga menilai momentum bisnis inti Alibaba tetap stabil dengan pertumbuhan 10% pada bidang e-commerce dan peningkatan margin keuntungan. Manajemen diharapkan dapat mengurangi kerugian unit bisnis mereka hingga setengahnya pada Oktober sesuai rencana.Secara keseluruhan, Morgan Stanley meningkatkan estimasi pendapatan Alibaba dan menurunkan tingkat diskonto dalam valuasi, di mana mereka kini memberikan nilai cloud sebesar 84 dolar AS per saham dan e-commerce sebesar 120 dolar AS per saham, memberikan gambaran optimis terhadap prospek saham Alibaba.
Kenaikan target harga saham ini mencerminkan kepercayaan yang kuat terhadap transformasi Alibaba menuju perusahaan teknologi berbasis cloud yang global. Namun, ketergantungan terhadap ekspansi internasional dan persaingan ketat di sektor cloud harus tetap menjadi perhatian untuk menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang.