Evonik dan AMSilk Bersinergi Produksi Sutra Berlian untuk Masa Depan Ramah Lingkungan
Sains
Iklim dan Lingkungan
29 Sep 2025
96 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kerjasama antara Evonik dan AMSilk memfokuskan pada produksi protein sutra berkelanjutan.
Produksi biomaterial dilakukan dengan mempertimbangkan dampak lingkungan yang minimal.
AMSilk menargetkan pasar yang signifikan untuk serat protein, menunjukkan potensi pertumbuhan di sektor fashion dan otomotif.
Evonik dan AMSilk telah memperkuat kemitraan mereka dalam produksi bahan biomaterial ramah lingkungan berupa protein sutra. Mereka membangun lini produksi khusus di fasilitas bioteknologi Evonik di Slovakia. Produksi ini menggunakan peralatan canggih dan sumber energi terbarukan untuk menghasilkan protein sutra dalam jumlah besar setiap bulan.
Biomaterial sutra yang dikembangkan AMSilk ini dirancang untuk pasar seperti fashion premium dan interior otomotif. Produk ini memiliki keunggulan karena vegan, biodegradable, dan dibuat dari karbon nabati sehingga tidak menimbulkan mikroplastik saat dibuang. Ini menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan konvensional yang banyak digunakan saat ini.
Pihak AMSilk mengolah bubuk protein dari Evonik menjadi benang dengan standar regulasi ketat di Eropa. Dengan demikian mereka memastikan produk siap pakai yang memiliki transparansi rantai pasok penuh. Langkah ini sangat penting dalam menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen di pasar yang semakin sadar lingkungan.
Pasar global untuk serat protein seperti sutra, kasmir, dan merino sangat besar, bernilai sekitar €26 miliar. AMSilk menargetkan segmen pasar sebesar €16 miliar dengan biomaterial inovatif mereka. Produksi yang ditingkatkan bersama Evonik diharapkan menjadi landasan bagi ekspansi dan pertumbuhan perusahaan ke depan.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan strategi Evonik dalam menggunakan bioteknologi untuk menciptakan solusi berkelanjutan sebagai pengganti produk berbasis fosil. Dengan kapasitas fermentasi besar di fasilitas mereka, Evonik mendukung produksi biotek massal yang dapat mengubah industri bahan di masa depan.
Analisis Ahli
Dr. Anna Schmid, Ahli Bioteknologi
Kemitraan seperti ini adalah contoh nyata bagaimana bioteknologi dapat mengubah industri bahan dengan menyediakan alternatif yang lebih berkelanjutan dan inovatif, serta memanfaatkan teknologi fermentasi canggih untuk produksi massal.