Kenapa Saham Amazon Mesti Dilirik Meski Belum Mengikuti Tren Pasar
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
29 Sep 2025
149 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Amazon memiliki potensi pertumbuhan yang besar di sektor cloud dan AI.
Penerapan teknologi robotik dan AI dapat meningkatkan efisiensi operasional Amazon.
Saham Amazon mungkin saat ini stagnan, tetapi fondasi bisnisnya menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang kuat.
Pasar saham tahun ini menunjukkan tren positif dengan indeks seperti S&P 500 dan Nasdaq mencapai level tertinggi baru. Namun, meski perusahaan-perusahaan besar bergerak naik, saham Amazon tetap datar dan tampak tidak ikut meramaikan kenaikan pasar. Kondisi ini menarik perhatian karena Amazon malah mengalami perkembangan signifikan di bisnis inti yang sebenarnya, yaitu komputasi awan dan teknologi AI.
Amazon Web Services (AWS), unit komputasi awan Amazon, telah mencetak pendapatan hampir Rp 517.70 triliun ($31 miliar) pada kuartal terakhir, naik 17,5%, dengan laba operasi lebih dari Rp 167.00 triliun ($10 miliar) . AWS juga sedang menjadi pusat inovasi AI dengan produk-produk seperti Bedrock dan SageMaker yang memberikan manfaat besar bagi pelanggan untuk mengembangkan dan mengaplikasikan model-model AI.
Selain cloud, Amazon memasang teknologi AI di seluruh operasi e-commerce-nya, mulai dari robot yang bekerja di pusat pemenuhan, penggunaan AI untuk optimasi pengiriman, hingga asisten belanja virtual. Teknologi ini tidak hanya menghemat biaya, tapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan, yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan laba.
Amazon juga melihat pertumbuhan kuat di layanan iklannya yang memiliki margin tinggi dan berkembang pesat. Semua inovasi ini menghasilkan leverage operasi yang luar biasa, terbukti dengan laba operasi segmen Amerika Utara meningkat 47% hanya dari kenaikan pendapatan 11%. Ini menunjukkan potensi besar bagi profitabilitas perusahaan ke depan.
Walaupun ada risiko seperti pengeluaran investasi besar di data center dan persaingan ketat di cloud, Amazon dikenal mampu melewati tantangan besar sebelumnya. Oleh karena itu, dengan saham yang masih flat, saat ini menjadi waktu yang bijak untuk mempertimbangkan investasi di Amazon sebagai peluang mendapatkan keuntungan besar di masa depan.
Analisis Ahli
Geoffrey Seiler
Amazon menunjukkan kekuatan dukungan dalam cloud dan AI yang tampak menjanjikan untuk pertumbuhan jangka panjang yang stabil, meski sahamnya flat sementara.The Motley Fool Team
Amazon memiliki keunggulan teknis dan skala besar yang sulit disaingi di cloud computing dan e-commerce, menjadikannya investasi yang layak dipertimbangkan saat ini.