3 Saham AI Terbaik untuk Investasi Jangka Panjang Hingga 2035
Teknologi
Kecerdasan Buatan
29 Sep 2025
174 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Permintaan untuk kapasitas AI akan terus meningkat, memberikan peluang bagi perusahaan seperti CoreWeave.
Broadcom menunjukkan pertumbuhan yang kuat dalam pendapatan AI, menandakan permintaan yang tinggi untuk teknologi jaringan.
TSMC sebagai produsen chip akan terus mendapatkan manfaat dari booming Kecerdasan Buatan di seluruh dunia.
Revolusi kecerdasan buatan (AI) terus mempercepat transformasi teknologi dan bisnis. Saat ini, perusahaan dan negara berkompetisi membangun infrastruktur AI yang kuat, yang membutuhkan kapasitas besar dan chip khusus untuk memproses bebannya.
CoreWeave adalah pemain penting yang menyediakan kapasitas GPU untuk beban kerja AI dengan platform yang dirancang khusus untuk efisiensi dan kecepatan. Dengan lebih dari 250.000 GPU dan 32 data center, CoreWeave memungkinkan pelanggan menggunakan GPU bahkan secara per jam.
Broadcom menjadi ahli jaringan dengan menjual switch, router, dan chip akselerator AI khusus yang sangat dibutuhkan oleh penyedia cloud utama. Pendapatan Broadcom dari AI terus tumbuh seiring kebutuhan chip dan jaringan yang melonjak.
Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) adalah pabrik chip utama bagi Nvidia dan perusahaan lain. Karena permintaan chip AI terus naik, TSMC akan menikmati keuntungan jangka panjang dari peningkatan produksi chip canggih.
Para investor disarankan untuk mempertimbangkan saham ketiga perusahaan ini sebagai investasi jangka panjang sampai tahun 2035, mengingat prospek pengeluaran infrastruktur AI yang diprediksi mengalami lonjakan besar dalam beberapa dekade ke depan.
Analisis Ahli
Jensen Huang
Melihat potensi pertumbuhan luar biasa pada pengeluaran infrastruktur AI yang mencapai triliunan dolar, ini menunjukkan bahwa teknologi AI akan terus menjadi fokus utama pertumbuhan ekonomi teknologi selama dekade mendatang.