AI summary
Larry Ellison sedang memperluas kekuatan dan pengaruhnya di dunia media. Perusahaan-perusahaan yang dimiliki oleh Ellison menunjukkan kemitraan yang kuat dengan kepentingan politik saat ini. Ellison menggunakan kekayaannya untuk membangun empire media yang dapat berpengaruh besar di AS. Larry Ellison, pendiri Oracle, memimpin perusahaan yang sukses besar di bidang teknologi seperti database dan cloud computing yang melayani perusahaan besar dunia. Namun, di usia 80-an, Ellison mulai melebarkan sayapnya ke dunia media dengan cara yang luar biasa cepat dan luas.Ellison memulai ekspansi media lewat dukungan dan keterlibatan di perusahaan media milik anak-anaknya, Annapurna Pictures dan Skydance Productions. Ia membantu menyelesaikan masalah keuangan dan mengganti metode pembiayaan studio film tersebut agar lebih berkelanjutan.Pada 2022, Ellison memberi Elon Musk dana sebesar 1 miliar dolar untuk membantu pembelian platform Twitter yang kini dikenal sebagai X. Selain itu, anaknya David mengelola gabungan perusahaan media besar yang di bawah kendalinya, termasuk jaringan TV CBS dan layanan streaming Paramount+.Rencana terbaru adalah mengakuisisi Warner Bros. Discovery, yang artinya keluarga Ellison akan menguasai lebih banyak jaringan televisi, studio film, serta platform streaming seperti HBO Max, bahkan media berita besar CNN. Pengaruh keluarga ini juga semakin terlihat secara politik dengan kecenderungan memihak kelompok konservatif.Imperium media keluarga Ellison menjadi salah satu yang terbesar dan paling berpengaruh di dunia, dan kapasitas finansial Larry Ellison memungkinkan ekspansi ambisius tanpa hambatan berarti. Peran dan tindakan Ellison ini menjadi perhatian karena dampaknya yang luas ke dunia media, politik, dan masyarakat secara umum.
Larry Ellison telah menyulap kekayaan dan pengaruhnya dari ranah teknologi menuju dunia media dengan cara yang sangat agresif dan terorganisir, mencerminkan strategi monopoli yang sama seperti di Oracle. Kecenderungan politisasi dan penguasaan media ini patut diwaspadai karena mengancam keberagaman informasi dan demokrasi.