AI summary
Ethereum berhasil rebound di atas $4,000 berkat inflow staking dan permintaan ETF. Ada risiko penurunan lebih lanjut jika harga tidak mampu bertahan di atas level tertentu. Pola analisis teknikal menunjukkan bahwa pasar Ethereum masih dalam kondisi volatil. Harga Ethereum pada Sabtu, 25 September 2025, berhasil rebound kembali di atas level penting $4.000 setelah sempat turun di bawahnya pada hari Jumat. Kenaikan ini terjadi meskipun volume perdagangan turun hampir setengahnya selama akhir pekan, menandakan aktivitas pasar yang tipis tetapi tetap ada tekanan beli.Data on-chain menunjukkan ada peningkatan aktivitas staking Ethereum, dengan penambahan 2.589 ETH baru dalam 24 jam terakhir. Ini membantu menyerap sebagian besar dampak likuidasi pasar yang terjadi, sehingga mendukung stabilitas harga Ethereum.Selain itu, peluncuran ETF leverage 2x BitMine (BMNU) turut memperkuat minat institusional pada Ethereum dengan inflow dana sebesar $32 juta pada hari pertama. Eric Balchunas dari Bloomberg menyatakan bahwa hasil ini termasuk yang terbesar untuk ETF baru di Amerika Serikat pada tahun 2025.Namun demikian, dari sisi teknikal, ada pola rising wedge yang menunjukkan potensi tekanan jual lebih lanjut di harga Ethereum. Indikator seperti Bollinger Bands dan RSI juga memunculkan sinyal oversold dan volatilitas tinggi yang berpotensi mengarah ke penurunan bila support gagal bertahan.Jika Ethereum berhasil menutup harga di atas $4.000 dan menembus resistance di $4.373, maka kenaikan lebih lanjut ke level $4.500 bisa terjadi. Namun, apabila harga jatuh di bawah $3.916, target penurunan bisa mencapai $3.500 bahkan $3.200 jika tekanan jual makin besar.
Rebound Ethereum ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan jual, ekosistem masih kuat didukung oleh staking dan minat institusional melalui ETF. Namun, pola teknikal yang menunjukkan potensi penurunan membuat momentum kenaikan perlu diwaspadai oleh trader dan investor agar tidak terlena oleh sinyal positif sesaat.