AI summary
Bank-bank besar di Inggris beralih ke tokenisasi aset sebagai alternatif untuk stablecoin. Gubernur Bank of England mengkhawatirkan risiko yang ditimbulkan oleh adopsi stablecoin. Saham Circle Internet Group mengalami penurunan karena ketidakpastian seputar masa depan stablecoin. Bank-bank besar di Inggris meluncurkan program pilot tokenisasi deposito berbasis blockchain. Ini dilakukan setelah kepala Bank of England mempertanyakan manfaat stablecoin dan menyarankan tokenisasi sebagai alternatif yang lebih aman dan efisien.Tokenisasi memungkinkan penciptaan representasi digital unik dari aset seperti deposito dan obligasi yang tercatat di blockchain. Hal ini mempercepat transaksi, meningkatkan transparansi, dan memastikan keamanan tanpa risiko yang biasanya terkait dengan stablecoin.Governor Andrew Bailey mengkhawatirkan penggunaan stablecoin dapat mengurangi likuiditas sistem perbankan. Dia mendorong lembaga keuangan untuk mengeksplorasi tokenisasi sebagai solusi yang dapat menjaga stabilitas keuangan.Sementara itu, saham Circle Internet Group yang mengeluarkan stablecoin USDC turun sebanyak 11,9%. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap tokenisasi bank mengurangi prospek adopsi stablecoin seperti USDC di pasar tradisional.Analis dari Motley Fool merekomendasikan untuk tidak membeli saham Circle saat ini dan mengajak investor fokus pada 10 saham terbaik mereka yang dianggap memiliki potensi keuntungan besar di masa depan, dengan sejarah kinerja mengungguli pasar.
Inisiatif tokenisasi ini menunjukkan bahwa perbankan tradisional semakin serius mengadopsi teknologi blockchain dengan cara yang lebih aman dan terkontrol dibanding stablecoin. Namun, hal ini juga mengindikasikan tantangan besar bagi perusahaan stablecoin seperti Circle untuk mempertahankan relevansinya di pasar yang mulai memilih solusi yang lebih terintegrasi dengan sistem perbankan konvensional.