AI summary
Checkout.com mencapai valuasi $12 miliar melalui program pembelian saham karyawan. Perusahaan ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan meskipun mengalami penurunan valuasi sebelumnya. Checkout.com berencana untuk mencapai profitabilitas penuh pada tahun 2025. Checkout.com, perusahaan fintech yang berbasis di London, baru saja mengumumkan bahwa valuasi terbaru mereka mencapai 12 miliar dollar melalui program pembelian saham bagi karyawannya. Program ini memungkinkan karyawan dengan masa kerja lebih dari satu tahun untuk menjual saham mereka kepada perusahaan, dan penilaian ini dilakukan oleh pihak ketiga secara independen.Meskipun Checkout.com pernah memiliki valuasi sebesar 40 miliar dollar pada tahun 2022, pasar modal venture yang lesu memaksa perusahaan untuk menurunkan valuasinya menjadi 11 miliar dollar pada akhir tahun 2022. Kini, valuasi 12 miliar dollar ini menjadi peningkatan yang berarti setelah masa sulit tersebut.Berbeda dengan perusahaan pesaing mereka seperti Stripe yang mendapatkan valuasi melalui investasi langsung dari investor luar, Checkout.com melakukan pembelian saham secara internal tanpa melibatkan investor baru. Penilaian 409A yang dilakukan independen memberi gambaran realistis tentang nilai perusahaan saat ini.Checkout.com dikenal sebagai penyedia layanan pembayaran yang banyak dipakai oleh situs e-commerce besar seperti eBay dan Pinterest. Mereka memproses pembayaran dengan nilai sekitar 1 miliar dollar setiap harinya dan berencana untuk mencapai profitabilitas pada akhir tahun 2024 serta sepenuhnya menguntungkan di tahun 2025.Perusahaan ini juga terus berkembang dengan menambah 300 karyawan baru tahun ini, sehingga total pegawai mencapai 2.000 orang yang tersebar di 19 kantor di seluruh dunia. Ini menandakan bahwa meskipun valuasi menurun secara signifikan di masa lalu, pertumbuhan bisnis dan ekspansi mereka tetap berjalan positif.
Penilaian valuasi Checkout.com yang didasarkan pada penilaian 409A menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki fundamental kuat meskipun tanpa investor eksternal aktif saat ini. Ini menunjukkan strategi yang berfokus pada stabilisasi internal dan memperkuat kepercayaan karyawan melalui program buyback yang bisa menjadi model baru di ruang startup fintech yang kompetitif.