Bagaimana Memilih Saham Menguntungkan yang Tetap Bisa Berkembang Pesat
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
26 Sep 2025
292 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Tidak semua perusahaan yang menguntungkan adalah investasi yang baik.
Pertumbuhan dan reinvestasi yang bijaksana penting untuk keberlanjutan perusahaan.
Analisis mendalam diperlukan untuk menilai potensi investasi.
Tidak semua perusahaan yang menghasilkan keuntungan bisa dijadikan investasi yang baik. Ada banyak faktor lain seperti pertumbuhan penjualan, ancaman pesaing, dan kemampuan pengelolaan profit yang harus diperhatikan sebelum membeli saham perusahaan tersebut. StockStory hadir untuk membantu investor menemukan saham yang tidak hanya menguntungkan tapi juga punya potensi jangka panjang.
Misalnya, Cars.com yang memiliki margin operasi sebesar 7,4% tetapi sudah dua tahun pelanggan dealernya stagnan, menunjukkan tanda-tanda platform ini kalah bersaing di pasar. Sementara itu, pertumbuhan penjualannya dalam 12 bulan ke depan diperkirakan hanya 2% yang lebih rendah dibanding tiga tahun terakhir. Investor juga perlu waspada karena EPS Cars.com terus menurun selama tiga tahun terakhir.
Sedangkan Snap-on, perusahaan alat dan peralatan global, memiliki margin operasi yang lebih tinggi yaitu 25,6%. Namun, mereka tidak mengalami pertumbuhan organik selama dua tahun terakhir dan margin free cash flow mereka menurun sebesar 4,2 poin prosentase dalam lima tahun terakhir. Hal ini menunjukkan Snap-on harus mengandalkan akuisisi untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan dari pengembalian modal yang menurun.
Di sisi lain, Goldman Sachs yang didirikan pada 1869, menunjukkan performa sangat solid dengan margin operasi 35,3%. Mereka mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 10,9% dalam dua tahun terakhir, EPS yang tumbuh 39,5%, serta Return on Equity sebesar 13%. Ini mengindikasikan manajemen mereka sangat kompeten dalam menginvestasikan modal dan menghasilkan imbal hasil bagi pemegang saham.
Pasar juga sempat terpukul akibat kekhawatiran perang dagang ketika Trump mengumumkan rencana tarif agresif pada April 2025. Namun, investor yang tidak panik dan tetap memegang sahamnya justru menikmati rebound dan peluang pertumbuhan kembali. StockStory merekomendasikan beberapa saham berkualitas yang menghasilkan return sangat tinggi, seperti Nvidia dan Exlservice, sebagai pilihan bagi investor yang ingin menemukan pemenang baru di pasar.
Analisis Ahli
Warren Buffett
Saya percaya bahwa perusahaan dengan keuntungan stabil dan kemampuan menghasilkan arus kas yang kuat biasanya adalah investasi terbaik dalam jangka panjang, seperti Goldman Sachs yang menunjukkan performa luar biasa.Mary Meeker
Saya melihat perusahaan teknologi dan layanan digital seperti Cars.com harus terus berinovasi agar tidak kehilangan relevansi, mengingat persaingan yang sangat ketat di pasar digital saat ini.