AI summary
Xbox Ally dan Xbox Ally X dibuka untuk preorder dengan harga yang relatif tinggi. Kedua perangkat ini menawarkan pengalaman gaming portabel dengan spesifikasi yang berbeda. Ketersediaan preorder mencakup berbagai negara dan platform penjualan. Hari ini, Microsoft dan Asus secara resmi membuka preorder untuk dua model ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X dengan harga mulai dari 599 dolar AS hingga 999 dolar AS di Amerika Serikat, serta harga khusus di berbagai wilayah seperti Kanada, Eropa, Inggris, dan Australia. Pengiriman akan dimulai pada tanggal 16 Oktober.Xbox Ally X akan dijual secara eksklusif di Best Buy, Asus Shop, dan Microsoft di AS, sementara Xbox Ally tersedia lebih luas melalui pengecer seperti Amazon, Walmart, dan lainnya. Model-model ini hadir sebagai handheld Xbox pertama dengan sistem Windows khusus untuk gaming yang dapat dioperasikan dengan kontroler, tanpa tampilan desktop biasa.Harga Xbox Ally lebih mahal dari Nintendo Switch 2 dan Xbox Series X saat peluncuran, terutama karena model dasarnya menggunakan prosesor Ryzen Z2 A dengan performa lebih rendah. Versi Xbox Ally X memakai chip AMD Ryzen Z2 Extreme, yang juga dipakai oleh beberapa laptop gaming kelas menengah dengan harga sebanding.Pengguna mendapatkan perangkat dengan desain yang dianggap sangat nyaman, bahkan lebih dari banyak handheld lain di pasaran. Microsoft juga mengumumkan distribusi produk ini akan mencakup berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Amerika, Eropa, Asia, Australia, dan beberapa negara lainnya.Dengan harga dan fitur tinggi, ROG Xbox Ally dan Xbox Ally X menawarkan pengalaman handheld gaming baru yang fokus pada performa dan mobilitas. Namun, harga mereka mungkin menjadi penghalang bagi gamer kasual, sehingga produk ini lebih cocok untuk pasar khusus yang serius dalam gaming portabel.
Microsoft dan Asus memasuki pasar handheld gaming dengan pendekatan yang berani, menggabungkan kekuatan Xbox dan Windows dalam bentuk portabel yang nyaman. Meski desain dan performa jadi nilai jual utama, harga yang tinggi mungkin membuatnya menjadi pilihan niche bagi gamer hardcore dan pengguna PC yang haus mobilitas, bukan pengganti konsol mainstream.