Plasma Luncurkan Stablecoin dengan Token Airdrop Berkat Dukungan Peter Thiel
Finansial
Mata Uang Kripto
26 Sep 2025
277 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Plasma meluncurkan blockchain dan melakukan airdrop token XPL kepada semua peserta ICO.
XPL berfokus pada stabilitas dan likuiditas dalam ekosistem stablecoin.
Plasma One direncanakan untuk memperluas penggunaan stablecoin dalam produk keuangan mainstream.
Plasma, sebuah blockchain yang didukung oleh investor miliarder Peter Thiel, resmi meluncurkan mainnet beta pada 25 September 2025. Sebagai bagian dari peluncuran ini, Plasma memberikan airdrop token XPL secara merata kepada semua peserta ICO awal, terlepas dari jumlah investasi mereka. Hal ini membuat setiap peserta menerima token senilai sekitar Rp 140.11 ribu (US$8.390) , termasuk mereka yang hanya melakukan deposit kecil.
Token XPL mulai diperdagangkan dengan harga awal Rp 2.57 juta (US$1,54) , kemudian turun ke Rp 1.52 juta (US$0,91) sebelum akhirnya terbangun kembali menjadi sekitar Rp 1.82 juta (US$1,09) dalam 24 jam terakhir. Valuasi Plasma secara total terdilusi mencapai sekitar Rp 143.62 triliun (US$8,6 miliar) , jauh lebih tinggi dari model harga awal yang hanya Rp 8.35 triliun (US$500 juta) . Beberapa peserta ICO mengunci token mereka selama tiga jam setelah peluncuran.
Selain blockchain, Plasma mengumumkan peluncuran Plasma One, sebuah neobank yang berfokus pada stablecoin. Neobank ini menawarkan kartu debit dengan cashback 4% pada setiap transaksi, yang langsung diselesaikan oleh blockchain Plasma. Ini menandai langkah Plasma untuk memasukkan stablecoin dalam produk keuangan sehari-hari.
Kerja sama Plasma dengan Binance Earn berhasil membawa kampanye berlangganan stablecoin Plasma USD₮ mencapai Rp 16.70 triliun (US$1 miliar) , menjadikan acara ini sebagai yang terbesar dalam sejarah Binance. Total nilai yang terkunci (TVL) dalam stablecoin di jaringan Plasma melewati Rp 33.40 triliun (US$2 miliar) pada hari pertama peluncuran.
Paul Faecks, CEO Plasma, menekankan visi mereka untuk menyediakan akses universal terhadap dolar melalui stablecoin, tanpa terbatas pada kondisi pasar lokal. Mereka berencana untuk terus mengembangkan fitur optimal di chain mereka agar stablecoin menjadi alat pembayaran yang praktis dan dapat diakses di mana saja.
Analisis Ahli
Paolo Ardoino
Memberikan dukungan terhadap teknologi stablecoin melalui inovasi di Tether, saya percaya Plasma bisa membawa perubahan dalam ekosistem keuangan digital dengan stabilitas dan akses luas.Zaheer Ebtikar
Kolaborasi multi-pihak pada Plasma memperlihatkan potensi besar untuk mempercepat adopsi stablecoin yang transparan dan aman di pasar global.