AI summary
Circle Internet mempertimbangkan untuk memungkinkan reversibilitas transaksi USDC. Reversibilitas dapat membantu mengurangi fraud dan meningkatkan adopsi stablecoin. Ada ketegangan antara keinginan untuk transaksi yang cepat dan kebutuhan akan finalitas penyelesaian. Circle Internet, pembuat stablecoin USDC, sedang mempertimbangkan ide apakah transaksi menggunakan USDC bisa dibatalkan atau dibalik. Fitur ini bertujuan membantu pengguna mendapatkan refund jika terjadi penipuan atau perselisihan, mirip dengan sistem keuangan tradisional yang sudah umum memakai kebijakan refund.USDC saat ini adalah stablecoin terbesar kedua dengan nilai pasar sekitar 74 miliar dolar AS, sementara pemimpin pasar Tether (USDT) menguasai sekitar 173 miliar dolar AS. Stablecoin digunakan sebagai alat pembayaran internasional dan sebagai cara melindungi nilai agar tidak terpengaruh volatilitas seperti dalam Bitcoin atau Ether.Heath Tarbert, presiden Circle Internet, menyampaikan bahwa memperkenalkan fitur refund akan membantu mendorong adopsi stablecoin menjadi lebih mainstream. Tetapi ini menimbulkan tantangan karena dianggap bertentangan dengan prinsip desentralisasi dan finalitas transaksi dalam dunia kripto.Prinsip finalitas transaksi adalah bahwa sekali transaksi diterima, maka tidak bisa diubah atau dibatalkan. Namun, menambahkan kemampuan mengembalikan transaksi memerlukan semacam otoritas pusat yang melakukan arbitrase, yang bagi banyak orang adalah hal yang tidak diinginkan dalam sistem kripto yang ideal.Circle sebelumnya sukses melakukan IPO dan kini berada di garis depan adopsi stablecoin di Amerika Serikat. Mereka belum memberikan komentar lebih lanjut atas ide ini, namun langkah ini menandai perubahan besar dalam pendekatan stablecoin jika benar-benar diterapkan.
Langkah Circle untuk mempertimbangkan pembalikan transaksi pada USDC adalah tanda bahwa dunia kripto mulai menyadari kebutuhan untuk menjembatani kenyamanan dan keamanan pengguna ala tradisional. Namun, hal ini bisa memicu perpecahan antara penggemar desentralisasi ketat dan mereka yang menginginkan stabilitas dan perlindungan konsumen lebih besar.