Charles Schwab dan Robinhood Buka Akses Investasi Privat untuk Investor Ritel
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
26 Sep 2025
279 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Charles Schwab sedang menjajaki cara untuk memberikan akses investasi ke perusahaan swasta bagi investor ritel.
Robinhood juga berusaha untuk memperluas akses ke investasi di perusahaan swasta melalui dana ventura.
Permintaan untuk investasi di pasar swasta semakin meningkat, khususnya di kalangan investor kaya.
Charles Schwab saat ini sedang mengembangkan cara agar investor ritel bisa berinvestasi langsung ke perusahaan-perusahaan privat seperti Stripe dan OpenAI. Hal ini dilakukan karena jumlah perusahaan publik semakin berkurang, sementara perusahaan privat semakin banyak dan menawarkan peluang pertumbuhan yang menarik.
CEO Charles Schwab, Rick Wurster, menyatakan bahwa mereka ingin membuka akses ini agar investor biasa dapat ikut serta dalam pertumbuhan perusahaan swasta di Amerika Serikat. Ini merupakan respons terhadap tren meningkatnya permintaan bagi investasi alternatif dari kalangan pelanggan yang memiliki aset besar.
Pada bulan April, Schwab meluncurkan platform baru bernama Schwab Alternative Investments Select yang kini sudah tersedia untuk semua klien ritel yang memiliki aset rumah tangga lebih dari 5 juta dolar. Langkah ini menunjukan komitmen Schwab memberikan akses yang lebih luas terhadap pasar investasi yang sebelumnya sulit dijangkau.
Sementara itu, Robinhood juga mengajukan rencana untuk meluncurkan dana ventura bernama Robinhood Ventures Fund I yang akan memungkinkan investor ritel membeli saham di perusahaan privat sebelum mereka melantai di bursa. CEO Robinhood, Vlad Tenev, menilai sejak dulu investor kaya dan institusi mendapat aksesistimewa, dan kini saatnya membuka peluang bagi investor biasa.
Meskipun saham Charles Schwab naik 24,8% tahun ini, masih di bawah pertumbuhan industri 30%, perusahaan tetap mendapat peringkat Hold menurut Zacks. Dibandingkan dengan Interactive Brokers yang memiliki peringkat Buy dan kenaikan estimasi pendapatan yang positif, persaingan di sektor layanan broker dan investasi alternatif semakin ketat.
Analisis Ahli
Aswath Damodaran
Membuka akses investasi privat bagi investor ritel dapat meningkatkan diversifikasi portofolio, tapi penting ada edukasi agar mereka memahami risiko likuiditas dan valuasi yang lebih kompleks dibanding pasar publik.