Apakah Saham Walmart Masih Layak untuk Investasi di Tengah Persaingan Ketat?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
25 Sep 2025
159 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Walmart tetap menjadi pemain utama di industri ritel meskipun mengalami tantangan.
Dividen yang stabil dan kenaikan jangka panjang menjadi daya tarik bagi investor.
Valuasi tinggi Walmart membuat investor mempertimbangkan alternatif lain untuk investasi.
Walmart telah tumbuh dari perusahaan kecil di Arkansas menjadi salah satu pengecer terbesar di dunia dengan jaringan yang sangat luas di Amerika Serikat. Hampir 90% konsumen AS tinggal dalam radius 16.09 km (10 mil) dari toko Walmart, dan cabang gudang Sam's Club adalah salah satu yang paling sukses di negara ini selain Costco.
Perusahaan terus mencatat pendapatan yang meningkat meskipun dalam pasar yang sudah matang. Pada paruh pertama tahun fiskal 2026, Walmart melaporkan pendapatan sebesar 343 miliar dolar, naik 4% dibandingkan tahun sebelumnya, dan laba bersih meningkat 20% menjadi 11,5 miliar dolar karena keuntungan investasi.
Namun, saham Walmart menjadi semakin mahal dengan rasio harga terhadap laba (P/E) sebesar 39, yang lebih tinggi dari Amazon (35) dan Target (10). Hal ini membuat beberapa investor mempertanyakan apakah saham ini masih layak dibeli mengingat pertumbuhan yang moderat.
Salah satu daya tarik Walmart adalah rekam jejak dividen yang kuat dengan kenaikan berturut-turut selama 52 tahun, yang membuatnya berstatus Dividend King. Meskipun demikian, hasil dividen saat ini hanya sekitar 0,9%, sehingga sebagian besar keuntungan berasal dari apresiasi harga saham.
Investor yang mencari pertumbuhan lebih agresif mungkin lebih memilih saham seperti Amazon atau Target dengan valuasi lebih rendah dan potensi return yang lebih tinggi. Walmart tetap menjadi pilihan bagus untuk investasi jangka panjang yang stabil, tetapi mungkin bukan waktu terbaik untuk menambah posisi saham ini.
Analisis Ahli
Will Healy
Memiliki posisi saham di Target dan merekomendasikan untuk mempertimbangkan alternatif seperti Amazon dan Target yang memiliki valuasi lebih menarik dibanding Walmart.