AI summary
Mekanisme biaya saat ini untuk rollup Ethereum tidak memadai dan menciptakan risiko bagi pengguna. Ada kebutuhan mendesak untuk merancang ulang model biaya agar lebih adil dan aman. Perbaikan dalam desain insentif dapat mengurangi risiko serangan dan meningkatkan pengalaman pengguna. Ethereum menggunakan teknologi rollup sebagai bagian dari solusi agar kapasitas transaksi meningkat dengan biaya lebih rendah. Namun, sistem ini menghadapi masalah dalam menentukan biaya transaksi kecil secara tepat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa biaya yang dipatok oleh beberapa jaringan rollup sering kali tidak akurat dan dapat membebani pengguna dengan biaya yang terlalu tinggi.Rollup memerlukan biaya untuk tiga hal utama: eksekusi komputasi transaksi, ketersediaan data yang diposting ke blockchain utama, dan biaya gas untuk pemasangan batch dan verifikasi bukti. Tetapi kebanyakan model biaya saat ini terlalu sederhana dan tidak memisahkan ketiga komponen tersebut, sehingga harga yang dihasilkan menjadi tidak sesuai dengan penggunaan sumber daya.Beberapa jaringan rollup seperti Polygon zkEVM, zkSync Era, dan lain-lain memiliki metode penetapan biaya yang berbeda-beda, mulai dari biaya tetap saat pengajuan transaksi hingga sistem pengembalian dana. Sayangnya, beberapa mekanisme ini bisa dieksploitasi oleh pihak jahat yang melakukan spam transaksi untuk mengganggu jaringan atau menaikkan biaya bagi pengguna asli.Dampak dari desain biaya yang tidak tepat ini tidak hanya menyulitkan pengguna biasa tapi juga membuka risiko serangan denial-of-service yang dapat menurunkan performa jaringan. Penelitian menekankan bahwa masalah ini lebih terkait dengan desain ekonominya, bukan kesalahan kode, dan jika tidak diselesaikan, akan menjadi ancaman besar bagi ekosistem Ethereum.Untuk mengatasi masalah tersebut, para peneliti menyarankan agar rollup mulai menggunakan mekanisme biaya yang lebih canggih yang secara terpisah membebankan biaya pada komputasi, ketersediaan data, dan verifikasi bukti. Pendekatan ini dapat membuat harga menjadi lebih adil dan mencegah penyalahgunaan, sehingga ekosistem Ethereum dapat tumbuh dengan lebih aman dan efisien.
Masalah insentif dalam penetapan biaya rollup adalah persoalan desain ekonomi yang sering terabaikan namun berdampak besar terhadap keamanan dan usability. Perlu adanya kolaborasi mendalam antar developer dan komunitas untuk menciptakan standar biaya yang transparan dan responsif terhadap variasi sumber daya agar ekosistem tetap sehat dan dapat berkembang secara berkelanjutan.