USDH Stablecoin Meluncur di Hyperliquid, Tantang Dominasi Tether
Finansial
Mata Uang Kripto
24 Sep 2025
243 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Peluncuran USDH menunjukkan upaya untuk mengurangi ketergantungan pada stablecoin eksternal.
Native Markets mengadopsi model berbagi pendapatan untuk mendukung pengembangan ekosistem USDH.
Pasar stablecoin semakin terfragmentasi meskipun Tether tetap dominan dalam sirkulasi.
Stablecoin baru bernama USDH baru saja diluncurkan pada tanggal 23 September oleh Native Markets di platform Hyperliquid. Pada awalnya, stablecoin ini mencatat volume perdagangan sebesar Rp 36.74 miliar ($2,2 juta) , menandakan antusiasme pasar terhadap aset baru ini. Peluncuran ini terjadi setelah Native Markets memenangkan proses voting governance yang kompetitif, mengalahkan beberapa pemain mapan dalam industri stablecoin.
USDH diperkenalkan dengan fitur kestabilan harga yang kuat, dimana selama periode awal perdagangan, harga stablecoin ini hampir selalu bertahan di angka Rp 16.70 ribu ($1.00) dengan hanya fluktuasi kecil. Transaksi per pengguna pada tahap awal juga dibatasi agar sistem core dapat diuji coba dengan baik di lingkungan pasar nyata. Pendanaan cadangan stablecoin ini dikembangkan menggunakan kas dan surat utang jangka pendek Amerika Serikat yang dikelola oleh perusahaan ternama BlackRock.
Hyperliquid merencanakan beberapa tahap integrasi stablecoin USDH, mulai dari integrasi HyperEVM hingga penggunaan USDH sebagai aset kutipan spot. Ada pula rencana ambisius untuk peluncuran fitur seperti pencetakan token secara native dan kontrak perpetual berdasar USDH di masa depan, yang diatur dalam protokol upgrade HIP-3. Pendapatan hasil cadangan akan berkontribusi pada dana bantuan Hyperliquid dan pengembangan ekosistem stablecoin secara berkelanjutan.
Perkembangan pasar stablecoin menunjukkan tren fragmentasi dengan beberapa pemain baru tumbuh pesat, seperti EURC dan PYUSD, sementara Tether dan USDC masih menguasai pasar secara luas. Bersamaan dengan pertumbuhan tersebut, regulasi di berbagai wilayah dunia mulai mengarah pada standar yang memungkinkan stablecoin yang mematuhi aturan dapat memperoleh pangsa pasar lebih besar. Hal ini memungkinkan model revenue-sharing stablecoin seperti USDH memiliki peluang bertumbuh dalam suatu ekosistem yang seimbang.
Secara keseluruhan, peluncuran USDH menandai babak baru dalam strategi stablecoin yang lebih terintegrasi dengan ekosistem tertentu dan bukan hanya mengandalkan keberadaan lintas rantai. Platform Hyperliquid sudah menunjukkan kinerja yang mengesankan dengan pendapatan besar dan pengurangan biaya trading, yang memberi dukungan kuat untuk adopsi luas stablecoin ini ke depannya.
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
Pendekatan memberikan stablecoin yang terfokus pada ekosistem tertentu bisa memperkuat desentralisasi dengan risiko konsentrasi pasar yang lebih kecil dibandingkan stablecoin besar.Christine Lagarde
Pengawasan regulasi akan sangat menentukan keberlangsungan stablecoin yang muncul, terutama dari sisi keamanan cadangan dan transparansi penerbit stablecoin.