Ilmuwan Malaysia Tiow-Gan Ong Tinggalkan Taiwan, Bergabung dengan CUHK Shenzhen
Sains
Fisika dan Kimia
24 Sep 2025
252 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Tiow-Gan Ong adalah ilmuwan yang berpengaruh di bidang pemisahan molekul.
Pindahnya Ong ke Shenzhen menunjukkan mobilitas akademik yang tinggi di antara ilmuwan.
Ong mengamati dan mengkhawatirkan pengaliran bakat dari Taiwan.
Tiow-Gan Ong, seorang ilmuwan kelahiran Malaysia yang dikenal luas karena penelitiannya tentang molekul karbon, baru-baru ini memutuskan untuk meninggalkan Taiwan setelah hampir dua puluh tahun berkarya di sana. Keputusannya ini menandai babak baru dalam karirnya di Chinese University of Hong Kong, Shenzhen.
Selama berkarir di Taiwan, Ong aktif mengajar dan meneliti di berbagai institusi, termasuk Institute of Chemistry Academia Sinica dan National Taiwan University. Selain itu, ia juga pernah memegang jabatan sebagai profesor di universitas lain di Malaysia dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, Ong pernah mengungkapkan kekhawatirannya tentang keluar masuknya talenta akademik di Taiwan. Ia berharap agar para ilmuwan berbakat dapat tetap tinggal dan berkembang di pulau tersebut, mengingat lingkungan akademik di sana dikenal cukup bebas dan terbuka.
Namun, fenomena aliran talenta keluar yang terus berlanjut menjadi tantangan serius bagi pemerintahan Taiwan dan lembaga-lembaga riset di sana. Kepergian Ong mencerminkan perlunya perubahan kebijakan agar talenta tidak memilih untuk pindah ke tempat lain yang menawarkan lebih banyak peluang.
Dengan bergabung di CUHK Shenzhen, Ong diharapkan dapat melanjutkan penelitian dan pengajarannya dalam bidang kimia dan teknik sains. Langkah ini juga menunjukkan betapa pentingnya kawasan Shenzhen dalam menarik para ilmuwan berbakat dari seluruh Asia.
Analisis Ahli
Prof. Chen Wei (Ahli Kimia Material, NTU Taiwan)
Kehilangan seorang ilmuwan berkaliber Ong memberikan peringatan serius bagi Taiwan agar segera memperbaiki kebijakan retensi talenta akademik. Lingkungan riset yang terbuka harus diimbangi dengan dukungan finansial dan pengakuan yang memadai.

