Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Regulator China Peringatkan Jinri Toutiao dan UCWeb soal Konten Berbahaya

Teknologi
Keamanan Siber
SCMP SCMP
24 Sep 2025
44 dibaca
2 menit
Regulator China Peringatkan Jinri Toutiao dan UCWeb soal Konten Berbahaya

Rangkuman 15 Detik

Regulator Tiongkok meningkatkan pengawasan terhadap moderasi konten di platform online.
Jinri Toutiao dan UCWeb dituduh menampilkan konten yang tidak sehat dan sensitif.
Perusahaan-perusahaan tersebut berkomitmen untuk memperbaiki moderasi konten mereka.
Pengawas internet di China, Cyberspace Administration of China (CAC), baru-baru ini memberikan peringatan resmi kepada dua perusahaan internet besar, yaitu Jinri Toutiao milik ByteDance dan UCWeb milik Alibaba. Peringatan ini terkait dengan masalah moderasi konten yang dianggap tidak memadai pada platform mereka. CAC menemukan bahwa Jinri Toutiao menampilkan konten yang tidak sehat di bagian pencarian populer dan halaman utama. Sementara itu, UCWeb tercatat memuat topik sensitif dan berbahaya yang berkaitan dengan perundungan siber dan privasi anak-anak, yang sangat dikhawatirkan oleh regulator. Sebagai respons, CAC telah memanggil perwakilan dari kedua perusahaan tersebut dan mengeluarkan serangkaian tindakan disipliner. Tindakan ini meliputi peringatan resmi, instruksi untuk memberi hukuman kepada individu yang bertanggung jawab, dan perintah agar dilakukan perbaikan dalam jangka waktu tertentu. ByteDance dan Alibaba melalui platformnya memberikan respons positif dengan menyatakan akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang. Mereka juga mengumumkan rencana untuk membentuk tim khusus yang bertugas meningkatkan sistem moderasi konten agar lebih efektif mencegah penyebaran konten negatif. Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya peran regulasi dalam menjaga kualitas informasi di internet dan melindungi pengguna dari dampak konten yang tidak sehat. Pengawasan yang ketat juga dapat memicu perusahaan internet untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola platformnya.

Analisis Ahli

Dr. Lina Chandra (Ahli Cybersecurity Universitas Nasional)
Intervensi ketat dari regulator memang diperlukan untuk memastikan keamanan digital, tapi harus ada transparansi dalam proses penegakan agar platform tidak merasa tertekan secara berlebihan dan tetap bisa berinovasi.