Alibaba Tingkatkan Investasi AI dan Luncurkan Model Terkuat di Tengah Pembatasan Chip
Teknologi
Kecerdasan Buatan
24 Sep 2025
260 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Alibaba berkomitmen untuk meningkatkan investasi dalam teknologi AI.
Model AI Qwen3-Max diklaim memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan model pesaing.
Pembatasan akses terhadap chip Nvidia dapat menghambat kemajuan Alibaba dalam pengembangan AI.
Alibaba mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan anggaran untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI), setelah perusahaan sudah berencana menginvestasikan 380 miliar yuan atau sekitar 45 miliar euro selama tiga tahun ke depan. Langkah ini bertujuan agar Alibaba tetap menjadi pemimpin dalam persaingan global pengembangan teknologi AI.
Pada konferensi di Hangzhou, CEO Alibaba Eddie Wu mengumumkan rencana peningkatan investasi AI tersebut tanpa menyebutkan jumlah spesifik tambahan. Bersamaan dengan itu, CTO Zhou Jingren memperkenalkan model AI terbaru bernama Qwen3-Max dengan lebih dari 1 triliun parameter, mengklaim model ini unggul dalam beberapa aspek dibandingkan model ternama lainnya.
Model Qwen3-Max dianggap sangat canggih karena parameter yang sangat besar menentukan kemampuannya dalam memproses informasi dan membuat prediksi yang akurat. Alibaba menunjukkan hasil positif berdasarkan tolok ukur dari pihak ketiga, menunjukkan model ini mampu bersaing dengan model AI dari perusahaan lain seperti Anthropic dan DeepSeek.
Namun, usaha Alibaba tidak mudah karena ada pembatasan dari pemerintah Tiongkok yang melarang perusahaan teknologi besar membeli chip AI dari Nvidia. Pemerintah China berusaha mendorong produksi chip lokal dan mengurangi ketergantungan pada teknologi luar negeri, terutama dari AS, di tengah ketegangan perdagangan dan keamanan data.
Membangun kemandirian dalam AI dan teknologi chip menjadi fokus utama Alibaba dan negara tersebut. Investasi yang semakin besar diharapkan mampu memperkuat posisi Alibaba di pasar AI global dan mendukung perkembangan infrastruktur teknologi yang lebih mandiri di masa depan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Investasi besar dalam AI adalah langkah yang tepat untuk memastikan perusahaan teknologi tetap berada di garis depan inovasi global, tetapi mengabaikan masalah rantai pasokan chip bisa membatasi potensi implementasi AI secara maksimal.Kai-Fu Lee
Peningkatan dana Alibaba menandakan keseriusan Tiongkok dalam mengembangkan AI domestik, fokus pada kemandirian teknologi chip merupakan hal yang sangat penting untuk menghadapi tekanan geopolitik.
