WhatsApp Perkenalkan Fitur Terjemahan Real-Time Tanpa Aplikasi Tambahan
Teknologi
Pengembangan Software
24 Sep 2025
136 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
WhatsApp kini memiliki fitur terjemahan langsung yang meningkatkan pengalaman pengguna.
Fitur ini tersedia di lebih dari 6 bahasa untuk pengguna Android dan 19 bahasa untuk pengguna iPhone.
Meta Platforms menekankan pentingnya privasi pengguna dalam penerjemahan pesan.
Meta Platforms baru saja meluncurkan fitur baru pada aplikasi WhatsApp yang memungkinkan pengguna melakukan terjemahan pesan secara langsung tanpa perlu membuka aplikasi tambahan. Dengan fitur ini, lebih dari 3 miliar pengguna WhatsApp kini dapat menerjemahkan pesan real-time dalam chat pribadi, grup, hingga channel pembaruan.
Untuk saat ini, pengguna WhatsApp di HP Android bisa menggunakan fitur terjemahan dalam 6 bahasa berbeda, sementara pengguna iPhone didukung dengan terjemahan dalam 19 bahasa. Meta juga memastikan bahwa dukungan bahasa akan bertambah secara bertahap di masa mendatang sehingga semakin banyak bahasa yang bisa diterjemahkan.
Fitur terjemahan ini juga dirancang dengan perlindungan privasi yang kuat. Meta menyatakan bahwa proses penerjemahan terjadi langsung di perangkat pengguna sehingga WhatsApp ataupun Meta tidak dapat mengakses isi pesan yang diterjemahkan, menjaga kerahasiaan komunikasi pengguna.
Cara menggunakan fitur ini pun cukup mudah, pengguna cukup menahan pesan yang ingin diterjemahkan lalu pilih opsi 'Translate'. Pengguna Android juga bisa mengaktifkan fitur terjemahan otomatis untuk seluruh rantai chat sehingga pesan asing yang muncul selanjutnya akan langsung diterjemahkan.
Fitur ini diluncurkan secara bertahap, jadi pengguna disarankan untuk memastikan aplikasi WhatsApp mereka sudah diperbarui ke versi terbaru agar dapat menikmati fitur terjemahan. Ini adalah inovasi yang memudahkan komunikasi antar pengguna dari berbagai bahasa tanpa hambatan.
Analisis Ahli
Dr. Amiruddin, Linguist and AI Specialist
Ini adalah inovasi penting di bidang komunikasi digital yang menggabungkan kecerdasan buatan dengan menjaga privasi pengguna. Namun, efektivitas fitur sangat tergantung pada kualitas model bahasa dan kemampuan perangkat pengguna.

