AI summary
Paul Atkins mendorong percepatan legislasi untuk struktur pasar crypto. Tenggat waktu untuk undang-undang terkait aset digital ditetapkan oleh Gedung Putih hingga akhir 2025. Konsensus bipartisan diperlukan untuk mengatasi tantangan dalam pengawasan aset digital. Securities and Exchange Commission (SEC) dan ketuanya, Paul Atkins, sedang mendorong percepatan pengesahan RUU yang mengatur pasar aset kripto secara menyeluruh di Amerika Serikat. Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketidakpastian hukum dan mengatasi tumpang tindih pengawasan regulasi antara SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).Pada tahun ini, Kongres telah menunjukkan kemajuan dengan pengesahan GENIUS Act yang memberikan pengakuan hukum kepada stablecoin. Selanjutnya, fokus beralih pada pembentukan kerangka kerja pasar yang jelas dan koordinasi antara SEC dan CFTC agar peraturan di sektor kripto dapat lebih efektif dan konsisten.Senat, terutama melalui Komite Perbankan, tengah menyusun RUU Responsible Financial Innovation Act dengan proses yang diharapkan bersifat bipartisan. Beberapa senator dari kubu Demokrat mengajukan tujuh prinsip utama dan menuntut keterlibatan setara dalam penyusunan RUU agar semua suara didengar.Draft terbaru RUU tersebut juga mengusulkan pembentukan Komite Penasehat Bersama mengenai Aset Digital yang beranggotakan SEC dan CFTC untuk memberikan rekomendasi nonbinding bagi kedua badan pengawas ini. Fokus utama adalah mengurangi tumpang tindih regulasi dan mendukung inovasi di sektor DeFi serta DePINs.Paul Atkins juga mengangkat sikap SEC yang lebih ramah terhadap aset kripto, menyatakan sebagian besar token tidak seharusnya diklasifikasikan sebagai sekuritas, berbeda dengan pendekatan pra pendahulunya. SEC berharap mengeluarkan panduan awal mengenai tokenisasi dan DeFi pada akhir 2025.
Upaya koordinasi yang dipimpin oleh Paul Atkins menandai perubahan signifikan dari pendekatan regulasi keras sebelumnya, membuka peluang bagi inovasi yang lebih sehat di industri kripto. Namun, proses bipartisan yang masih berjalan menunjukkan bahwa harmonisasi regulasi akan memerlukan kompromi politik yang tidak mudah, yang bisa menunda kemajuan penting ini.