LinkedIn dan Microsoft Gabungkan Data untuk Target Iklan Lebih Tepat Sasaran
Bisnis
Marketing
23 Sep 2025
4 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
LinkedIn kini mengintegrasikan lebih banyak data dari Microsoft untuk meningkatkan penargetan iklan.
Data pengguna akan digunakan untuk alat AI dan peningkatan kemampuan kampanye iklan.
Kemitraan ini memungkinkan pengiklan untuk mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang audiens mereka.
LinkedIn kini memperluas penggunaan data penggunanya dengan mengintegrasikan lebih banyak informasi yang dikumpulkan oleh Microsoft, perusahaan induknya. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan penargetan iklan dan analisa kinerja iklan pada platform LinkedIn.
Dalam pembaruan Ketentuan Layanan terbaru, LinkedIn membuka akses bagi data profil dan aktivitas penggunanya untuk digunakan Microsoft demi keperluan promosi dan iklan yang lebih efektif di berbagai platform Microsoft.
Microsoft menggunakan Universal Event Tag (UET) yang memantau aktivitas pengguna di berbagai situs dan aplikasi. Data ini akan dikoneksikan dengan LinkedIn agar pengiklan bisa mendapatkan wawasan lebih lengkap tentang perilaku audiens mereka.
Dengan tambahan data dari Microsoft, pengiklan di LinkedIn bisa memanfaatkan pengukuran yang lebih detail seperti konversi dan interaksi pengguna di luar LinkedIn, sehingga kampanye iklan bisa dipersonalisasi dan dioptimalkan lebih baik lagi.
Namun, integrasi data ini juga menimbulkan potensi kekhawatiran soal privasi pengguna, yang perlu diperhatikan secara serius oleh LinkedIn dan Microsoft agar memastikan transparansi dan keamanan data tetap terjaga.
Analisis Ahli
Andrew Hutchinson (Social Media Analyst)
Integrasi data ini memperkuat ekosistem Microsoft dan LinkedIn, memberikan pengiklan alat yang jauh lebih kuat untuk menjangkau audiens mereka secara tepat sasaran, meskipun hal ini membawa tantangan baru terkait transparansi data.