Saham Palantir Melonjak, Tapi Valuasi Tinggi Membuatnya Kurang Menarik
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
23 Sep 2025
83 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Valuasi saham Palantir saat ini sangat tinggi dan mungkin tidak berkelanjutan.
Pertumbuhan bisnis komersial Palantir menunjukkan potensi, tetapi ekspektasi investor juga sangat tinggi.
Motley Fool merekomendasikan saham lain yang lebih menjanjikan daripada Palantir saat ini.
Palantir Technologies telah menjadi saham dengan performa terbaik di S&P 500 sejak awal 2024, naik hingga 940%. Lonjakan ini didorong oleh minat tinggi terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) serta pertumbuhan pesat pada bisnis komersial Palantir di Amerika Serikat.
Bisnis komersial Palantir di AS menunjukkan hasil yang sangat kuat, menjadi segmen dengan pertumbuhan tercepat selama kuartal kedua. Pendapatannya naik 93% secara tahunan menjadi 306 juta dolar, menandakan keberhasilan strategi ekspansi ke sektor swasta.
Namun, harga saham Palantir saat ini dinilai sangat mahal, dengan valuasi yang mencapai 275 kali perkiraan laba 12 bulan mendatang. Ini berarti pasar sudah mengantisipasi pertumbuhan yang sangat besar dan konsisten dari perusahaan tersebut.
Banyak analis berpendapat bahwa ekspektasi tersebut terlalu tinggi dan sulit dipenuhi dalam jangka panjang, sehingga berisiko jika Palantir tidak mampu mempertahankan pertumbuhan tinggi, harga sahamnya bisa turun tajam.
Oleh karena itu, meskipun memiliki potensi bisnis yang menarik, saat ini tidak disarankan untuk membeli saham Palantir baru. Peluang investasi lebih baik bisa ditemukan pada 10 saham lain yang direkomendasikan oleh The Motley Fool karena potensi pengembalian yang lebih realistis dan menguntungkan.
Analisis Ahli
Stefon Walters
Sebaiknya memegang saham yang sudah dimiliki tapi tidak menambah posisi baru karena valuasi saat ini terlalu tinggi dan berisiko penurunan.The Motley Fool Stock Advisor
Palantir bukan salah satu dari 10 saham terbaik untuk dibeli sekarang karena valuasi yang sangat mahal dan ekspektasi yang tidak realistis.