AI summary
KPMG mengintegrasikan teknologi CrowdStrike untuk meningkatkan layanan keamanan siber. Penggunaan Falcon Next-Gen SIEM dapat mempercepat deteksi dan investigasi ancaman siber. Kerjasama antara KPMG dan CrowdStrike diharapkan dapat mengurangi kesenjangan keterampilan dalam cybersecurity. KPMG mengumumkan rencana untuk memperkuat layanan keamanan siber mereka dengan mengintegrasikan platform dari CrowdStrike yang bernama Falcon Next-Gen SIEM. Dengan teknologi ini, KPMG akan mampu membantu perusahaan modern dalam meningkatkan operasi keamanan mereka menggunakan kecerdasan buatan dan otomatisasi.Inovasi ini bertujuan untuk mempercepat deteksi ancaman dan memperbaiki respon tim keamanan di pusat operasi keamanan (SOC). Dengan teknologi Falcon, data dari berbagai sumber dan intelijen ancaman real-time akan dikelola secara terpadu sehingga memudahkan pemantauan dan analisis risiko.CrowdStrike mendukung KPMG lewat Engagement Licensing Program (ELP) untuk memperluas penggunaan solusi mereka dalam berbagai proyek klien. Program ini memungkinkan lebih banyak perusahaan mendapatkan manfaat dari perlindungan canggih dan otomatisasi yang ditawarkan teknologi Falcon.KPMG menyediakan layanan yang beragam mulai dari pengelolaan identitas digital hingga manajemen risiko siber dan deteksi ancaman secara langsung. Integrasi Falcon Next-Gen SIEM memperkuat layanan ini dengan kemampuan AI yang membantu mempercepat investigasi dan mengurangi kekurangan sumber daya ahli keamanan siber.Selain itu, pada tahun 2025, Azets Sweden mengakuisisi layanan audit dan konsultasi KPMG di Swedia untuk bisnis kecil dan menengah, yang menandakan perubahan strategis dalam struktur pasar layanan profesional di kawasan tersebut.
Langkah KPMG untuk menggabungkan teknologi Falcon Next-Gen SIEM sangat strategis mengingat kebutuhan meningkatnya otomatisasi dan kecerdasan buatan dalam keamanan siber. Namun, keberhasilan implementasi bergantung pada bagaimana mereka dapat menyesuaikan solusi ini dengan konteks bisnis klien yang beragam dan mengatasi potensi resistensi terhadap perubahan teknologi.