AI summary
Nio Inc berhasil mengumpulkan US$ 1,16 miliar melalui penawaran saham untuk mendukung inovasi dan ekspansinya. Meskipun mengalami penurunan harga saham setelah penawaran, Nio menunjukkan pertumbuhan dalam pengiriman kendaraan. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan, serta memperkuat jaringan pengisian baterai. Nio Inc, produsen kendaraan listrik asal Cina, baru-baru ini mengumpulkan dana sebesar 1,16 miliar dolar AS lewat penerbitan saham baru di bursa saham Amerika Serikat. Saham ini dibanderol dengan harga 5,57 dolar AS per saham dan mencapai total 209 juta lembar saham yang diterbitkan. Penawaran saham ini didukung oleh bank internasional besar seperti Morgan Stanley, UBS Securities, dan Deutsche Bank.Setelah saham baru diterbitkan pada tanggal 17 September 2025, harga saham Nio mengalami penurunan tajam, meskipun saham ini sempat mengalami lonjakan harga lebih dari dua kali lipat sejak Juli. Penurunan tersebut mungkin dipengaruhi oleh keputusan investor yang khawatir dengan dilusi nilai saham karena banyaknya saham baru yang beredar.Dana yang terkumpul akan diprioritaskan untuk penelitian dan pengembangan teknologi kendaraan listrik pintar, membuat model dan platform baru, serta memperluas jaringan pengisian dan penukaran baterai secara global. Sebagian dana juga digunakan untuk memperkuat neraca keuangan perusahaan agar lebih stabil menghadapi berbagai tantangan bisnis.Pada kuartal kedua tahun 2025, Nio melaporkan pendapatan sebesar 19,01 miliar yuan (sekitar 2,67 miliar dolar AS), meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga berhasil meningkatkan pengiriman kendaraan sebanyak 26% menjadi 72.056 unit. Kerugian per saham yang sudah disesuaikan juga menurun menjadi 1,85 yuan per saham.Nio memproyeksikan pengiriman kendaraan di kuartal ketiga akan mencapai antara 87.000 hingga 91.000 unit, yang berarti kenaikan 41% hingga 47% secara tahunan. Ini menunjukkan optimisme perusahaan terhadap permintaan kendaraan listrik yang terus meningkat secara global dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Pendanaan segar ini sangat penting bagi Nio untuk menghadapi persaingan ketat di pasar kendaraan listrik yang kian padat. Namun, penurunan harga saham setelah penerbitan saham menunjukkan adanya kekhawatiran investor terkait dilusi saham yang harus diwaspadai oleh manajemen agar tetap menjaga kepercayaan pasar.