Pasar Kripto Anjlok, Perusahaan Bitcoin Mengalami Tekanan Besar
Finansial
Mata Uang Kripto
23 Sep 2025
114 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar kripto mengalami penurunan signifikan dengan banyak aset utama yang turun.
Perusahaan yang berinvestasi dalam Bitcoin menghadapi tekanan dan beberapa dari mereka melakukan merger.
Likuidasi besar-besaran terjadi di pasar derivatif, terutama pada posisi bullish.
Pasar aset kripto mengalami penurunan nilai yang signifikan pada hari Senin, dengan total kapitalisasi pasar turun hingga di bawah 4 triliun dolar AS sejak Minggu malam. Bitcoin turun sekitar 3 persen, Ether turun 6 persen, dan beberapa token lain seperti Solana, Dogecoin, dan World Liberty Financial juga mengalami penurunan tajam. Penurunan ini dipicu oleh likuidasi besar di pasar derivatif kripto, di mana sebagian besar posisi yang dilikuidasi berasal dari taruhan bullish.
Data dari penyedia informasi Coinglass menunjukkan bahwa selama Minggu malam, likuidasi mencapai total 1,7 miliar dolar AS, dengan posisi bullish bertanggung jawab atas 94 persen likuidasi tersebut. Salah satu likuidasi terbesar terjadi di bursa OKX senilai 12,7 juta dolar AS. Trader yang bertaruh pada Ether dan Bitcoin mengalami kerugian besar, masing-masing lebih dari 500 juta dan 280 juta dolar AS.
Tekanan juga dirasakan oleh perusahaan-perusahaan publik yang memegang bitcoin di neraca mereka, yang dikenal dengan sebutan 'crypto treasury companies'. Muncul tren perusahaan yang melakukan pembelian bitcoin besar-besaran sejak tahun 2020 dengan strategi memanfaatkan utang dan ekuitas, mengikuti jejak Strategy (MSTR) milik Michael Saylor yang sahamnya sempat meroket namun kini melemah 1,3 persen.
Situasi ini menyebabkan beberapa perusahaan mengalami kapitalisasi pasar yang lebih rendah dibandingkan nilai bitcoin yang mereka miliki, menandai risiko finansial yang signifikan. Merger pertama dalam ruang treasury bitcoin terjadi pada Senin, saat Semler Scientific diumumkan akan diakuisisi oleh Strive Inc. melalui merger stock-to-stock, memicu kenaikan harga saham Semler sebesar 27 persen.
Selain bitcoin, perusahaan seperti Bitmine Immersion Technologies yang memiliki aset Ether juga mengalami penurunan saham. Di samping itu, beberapa perusahaan kripto publik yang baru melakukan IPO tahun ini, termasuk Circle, Figure, Bullish, dan Gemini, juga mengalami pelemahan harga saham. Regulasi yang sudah mulai menguat dan masuknya pejabat berpengaruh juga menjadi faktor penting dalam perkembangan pasar ini.
Analisis Ahli
Vetle Lunde
Perusahaan treasury bitcoin yang mengalami penurunan kapitalisasi di bawah nilai bitcoin menunjukkan risiko finansial yang perlu diwaspadai, namun merger dalam sektor ini menandai awal dari fase konsolidasi yang mungkin mengurangi volatilitas.