Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Likuidasi Besar Di Pasar Kripto: Dogecoin Dan Ethereum Jadi Korban Terberat

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
22 Sep 2025
1302 dibaca
2 menit
Likuidasi Besar Di Pasar Kripto: Dogecoin Dan Ethereum Jadi Korban Terberat

TLDR

Pasar crypto mengalami likuidasi besar-besaran yang menunjukkan tekanan pada posisi longs.
Dogecoin, Ethereum, dan Solana mengalami kerugian signifikan dibandingkan dengan Bitcoin.
Sentimen pasar saat ini cenderung risk-off, dengan trader memangkas posisi mereka di berbagai aset.
Pasar kripto kembali mengalami penurunan tajam dengan total likuidasi posisi mencapai hampir 1,7 miliar dolar AS dalam waktu 24 jam terakhir. Penurunan harga terutama terjadi pada Dogecoin yang jatuh hampir 10%, disusul Solana dan Ethereum dengan penurunan sekitar 6% lebih. Sementara itu, Bitcoin hanya turun sekitar 2,3%, lebih kecil dibandingkan altcoin besar lainnya.Data dari CoinGecko menunjukkan kapitalisasi pasar kripto global anjlok sekitar 3,7% menjadi sekitar 3,98 triliun dolar AS. Coinglass melaporkan bahwa sebagian besar likuidasi terjadi pada posisi long, dengan lebih dari 1,6 miliar dolar AS dihapus, menandakan bahwa banyak pedagang terlalu optimistis dan overexposed pada kenaikan harga yang tidak terjadi.Pakarnya menjelaskan bahwa tekanan likuidasi ini terjadi karena margin call berantai yang memaksa penutupan posisi secara tiba-tiba, khususnya saat Ethereum dan Dogecoin mulai turun. Akibatnya, dalam satu jam puncak, lebih dari satu miliar dolar AS likuidasi terjadi, menyebabkan pasar semakin tertekan dan likuiditas menyusut.Meskipun demikian, analis dari Kronos Research menyatakan bahwa likuidasi tersebut sekaligus menjadi proses pembersihan modal yang berlebihan sehingga akan membuka peluang pembelian baru dan pemulihan bertahap di pasar. Sentimen hari Senin menunjukkan beberapa prediksi mulai membalikkan sikap terhadap Bitcoin, memperkirakan harga akan bergerak turun ke 105.000 dolar AS sebagai target selanjutnya.Pergerakan pasar kripto ke depan akan tergantung pada data ekonomi AS, khususnya laporan klaim pengangguran dan data inflasi PCE bulan Agustus yang dirilis pekan ini. Pembacaan data secara dovish bisa memicu kenaikan harga, sementara kejutan hawkish dapat memperparah tekanan jual dan likuidasi posisi leverage.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.