AI summary
Peluncuran ETF XRP menciptakan peluang baru, tetapi juga memunculkan tantangan dalam mempertahankan harga. Volatilitas harga XRP menunjukkan ketidakpastian di pasar meskipun ada minat institusional yang tinggi. Kebijakan Federal Reserve dapat berpengaruh signifikan terhadap aliran investasi ke aset digital. XRP mengalami perubahan harga yang signifikan dalam 24 jam sejak peluncuran ETF XRP pertama yang terdaftar di AS pada 21 September 2025. ETF ini mencatat volume pembukaan sebesar 37,7 juta dolar AS, yang merupakan rekor terbesar di tahun ini.Walaupun ETF menjadi katalis positif, XRP justru mengalami penurunan harga sebesar 3,46%, turun dari harga tertinggi 3,014 dolar AS ke harga terendah 2,910 dolar AS. Penurunan ini terjadi akibat aksi jual besar dari institusi yang diikuti dengan likuidasi posisi long.Volume perdagangan melonjak hingga 261 juta XRP, empat kali lipat dari rata-rata harian, menunjukkan adanya tekanan jual dibandingkan dengan pembelian. Likuidasi mencapai total 7,93 juta dolar AS, mayoritas pada posisi long, memperkuat indikasi ada penarikan keuntungan dari investor institusi.Di sisi teknikal, terbangunnya zona resistensi kuat antara 2,98 dan 3,00 dolar AS menunjukkan batas atas yang sulit ditembus oleh harga. Sementara itu, zona support kuat terlihat di level 2,91-2,92 dolar AS, dimana harga beberapa kali mencoba bertahan setelah penurunan tajam.Sementara itu, pasar juga menantikan pengumuman kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve, yang diprediksi akan memberikan efek positif jika terjadi penurunan suku bunga. Namun, peningkatan cadangan XRP di bursa menandakan kemungkinan kelebihan pasokan yang perlu diawasi ke depan.
Walaupun peluncuran ETF XRP membawa eksposur baru dan likuiditas yang signifikan, tekanan jual institusional menunjukkan bahwa pasar belum melihat dorongan harga yang berkelanjutan. Level harga sekitar 3,00 dolar AS menjadi titik kritis yang harus diwaspadai karena menunjukkan pola resistensi berulang yang bisa menahan pemulihan jangka pendek XRP.