TLDR
Song Iick-ho, seorang ahli komunikasi, pindah ke China meskipun adanya kekhawatiran keamanan dari AS. Universitas tempat dia bekerja, UESTC, dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah AS. Song memiliki rekam jejak yang kuat dalam penelitian dan telah menghasilkan banyak publikasi dan paten. Song Iick-ho adalah salah satu ahli komunikasi paling terkenal dari Korea Selatan yang baru saja pindah ke China untuk bekerja sebagai profesor di University of Electronic Science and Technology of China (UESTC).Kampus tempat Song bekerja ini berada di provinsi Sichuan dan telah diberi label oleh Amerika Serikat sebagai ancaman keamanan nasional, menimbulkan kontroversi terkait peran teknologi di tengah ketegangan geopolitik.Sebelum pindah, Song telah lama bekerja di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) sejak tahun 1988 dan dikenal luas karena penelitian dan kontribusinya di bidang teori komunikasi dan artificial intelligence.Dia memiliki catatan akademis yang sangat kuat dengan lebih dari 150 makalah jurnal, 140 makalah konferensi, 31 paten internasional dan nasional, dan memimpin berbagai proyek riset penting.Meski demikian, Song memilih untuk tidak memberikan komentar apapun mengenai keputusan pindahnya ke China, yang menimbulkan spekulasi mengenai alasan dan dampak dari keputusan tersebut.