MAHLE Perkenalkan Sistem Extender Canggih untuk Perpanjang Jarak Tempuh EV hingga 840 Mil
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
20 Sep 2025
199 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Inovasi MAHLE dapat secara signifikan meningkatkan jangkauan kendaraan listrik, mengatasi masalah kecemasan jangkauan.
Sistem manajemen termal yang efisien adalah kunci untuk menjaga performa kendaraan listrik dalam kondisi cuaca dingin.
MAHLE berkomitmen untuk mendukung dekarbonisasi transportasi dan mendorong kompetisi di semua teknologi dalam regulasi CO2.
Perusahaan asal Stuttgart, Jerman, MAHLE, telah memperkenalkan sistem extender baru yang sangat efisien untuk kendaraan listrik. Sistem ini dapat memperpanjang jarak tempuh kendaraan listrik hingga 1351.85 km (840 mil) atau sekitar 1.350 kilometer dengan sekali pengisian baterai. Pengembangan ini bertujuan mengatasi kekhawatiran soal jarak tempuh terbatas pada kendaraan listrik saat ini.
Sistem extender ini menggunakan generator tegangan tinggi yang digerakkan oleh mesin pembakaran kecil yang efisien dan bisa menggunakan berbagai macam bahan bakar. Hal ini memungkinkan kendaraan listrik mengurangi ukuran baterai yang besar, sehingga biaya produksi dan waktu pengisian dapat ditekan.
Selain itu, MAHLE memperkenalkan modul manajemen termal dengan heat pump terintegrasi yang mampu memperpanjang jarak tempuh kendaraan listrik hingga 20% saat suhu rendah. Sistem ini menjaga temperatur berbagai komponen kendaraan baik untuk performa mesin maupun kenyamanan penumpang tanpa perlu menggunakan pemanas tambahan.
Inovasi ini juga selaras dengan upaya pengurangan emisi karbon yang dilakukan MAHLE dengan menghadirkan mesin pembakaran yang dapat berjalan dengan bahan bakar 100% etanol. Teknologi ini membantu mengurangi emisi karbon dioksida dari kendaraan yang sudah ada, sehingga berkontribusi pada dekarbonisasi sektor transportasi.
MAHLE berharap sistem extender ang inovatif ini dapat segera diproduksi secara massal dan menjadi bagian dari solusi menyeluruh dalam mengembangkan kendaraan listrik yang lebih efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan. Perusahaan juga menekankan perlunya regulasi yang mendukung berbagai teknologi bersaing untuk mempercepat transisi energi di Eropa.
Analisis Ahli
Elon Musk
Innovations like range extenders may help bridge the gap in current battery tech, but long-term mass adoption hinges on improvements in battery energy density and charging infrastructure.
