Bitcoin dan Kripto Harus Siap Hadapi Serangan Komputer Kuantum
Finansial
Mata Uang Kripto
20 Sep 2025
72 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Komunitas cryptocurrency perlu bersiap untuk potensi ancaman dari komputasi kuantum.
Ada kebutuhan mendesak untuk mengembangkan skema kriptografi yang tahan kuantum.
Diskusi di antara tokoh-tokoh utama dalam industri menunjukkan keseriusan masalah ini.
Teknologi komputer kuantum semakin berkembang dan ada kekhawatiran serius di komunitas kripto bahwa komputer ini bisa membobol sistem keamanan kriptografi yang melindungi aset seperti Bitcoin dan Ethereum.
Anatoly Yakovenko, salah satu pendiri Solana, menyatakan bahwa masa depan teknologi kuantum sangat dekat, bahkan kemungkinan besar ada terobosan besar dalam lima tahun ke depan yang dapat membahayakan Bitcoin jika tidak segera diantisipasi.
Dia mengajak komunitas teknologi untuk mempercepat pengembangan dan migrasi ke sistem tanda tangan digital yang tahan terhadap serangan kuantum agar aset kripto tetap aman dan integritas transaksi terjaga.
Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, juga mengungkapkan kekhawatiran yang sama, tetapi ada pendapat berbeda dari beberapa ahli, seperti Ian Miers, yang berpendapat ancaman komputer kuantum memecahkan kriptografi masih jauh, sekitar 50 tahun lagi.
Debat mengenai waktu ancaman ini terus terjadi, tetapi penting bagi komunitas dan pengembang kripto untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi era komputasi kuantum agar teknologi ini tidak menjadi risiko besar bagi masa depan finansial digital.
Analisis Ahli
Ian Miers
Ancaman komputer kuantum terhadap kriptografi mungkin masih sekitar 50 tahun dari sekarang, sehingga perhatian pasar pada post-quantum crypto dipengaruhi oleh insentif pasar yang ada.