TLDR
Google kini mengintegrasikan perangkat Nest ke dalam aplikasi Google Home untuk kemudahan pengguna. Banyak produk ikonik Nest dihentikan, mengubah arah strategi perangkat keras Google. Pengumuman mendatang terkait perangkat keras baru mungkin membawa harapan baru, tetapi keraguan tetap ada. Google akhirnya menyelesaikan pemindahan perangkat Nest terbaiknya ke aplikasi Google Home, sehingga pengguna tidak perlu lagi menggunakan dua aplikasi berbeda untuk mengontrol produk smart home. Proses ini memakan waktu lebih dari tiga tahun dan meskipun banyak fitur masih dalam tahap pengujian beta, langkah ini menunjukkan komitmen Google memperbaiki pengalaman pengguna.Namun, selama beberapa tahun terakhir, Google menghentikan banyak produk ikonik Nest yang pernah menjadi standar dalam industri smart home, seperti Nest Protect dan Nest Secure. Perangkat pengganti yang dikeluarkan Google seringkali dianggap kurang inovatif dan fitur yang ditawarkan juga tidak sebaik produk Nest asli.Selain itu, lini perangkat Nest seperti smart speaker dan smart display belum mendapatkan pembaruan hardware sejak 2021. Pengguna juga mengeluhkan penurunan performa Google Assistant pada perangkat Nest, termasuk respon yang lambat dan seringnya perintah gagal dijalankan, yang menimbulkan kritik hingga permintaan maaf resmi dari Google.Google berencana meluncurkan perangkat baru yang menggunakan teknologi AI Gemini pada tanggal 1 Oktober. Produk baru ini diyakini akan mencakup kamera keamanan, doorbell, dan speaker pintar dengan integrasi AI yang lebih canggih, meskipun belum banyak perubahan signifikan pada desain atau resolusi kamera dibandingkan sebelumnya.Meskipun begitu, keraguan tetap ada apakah teknologi AI Gemini dan produk baru ini cukup untuk mengembalikan kejayaan Nest sebagai pionir smart home. Google tampak lebih fokus pada perangkat lunak dan interoperabilitas, sementara inovasi hardware kini lebih dominan dilakukan oleh pesaing seperti Amazon dan Ecobee.