AI summary
XRP mengalami lonjakan harga yang signifikan setelah penyelesaian gugatan SEC. Acara Swell Ripple dapat menjadi pendorong harga lebih lanjut dengan pengumuman penting. Persetujuan ETF XRP diharapkan akan menarik lebih banyak investor dan menstabilkan harga. Harga XRP telah naik tajam hampir 420% dalam setahun terakhir, jauh melampaui kenaikan Bitcoin dan Ether yang hanya sekitar 90%. Kenaikan ini didorong oleh berakhirnya gugatan SEC yang membuat Ripple didenda hanya $125 juta, jauh lebih rendah dari permintaan awal SEC.Gugatan dari SEC pada 2020 sempat menekan harga XRP sampai ke level $0.31 karena banyak bursa besar yang mendelisting token ini. Namun, putusan pengadilan terhadap XRP sebagai bukan sekuritas di pasar publik membuat bursa besar mulai melist kembali XRP.Ripple kini juga didorong oleh potensi persetujuan berbagai aplikasi ETF spot XRP yang sedang ditinjau oleh SEC. ETF seperti REX-Osprey XRP ETF bahkan sudah mulai diperdagangkan sebagai ETF campuran tanpa persetujuan eksplisit.Event Swell yang diadakan Ripple pada November 4 dan 5 di New York sangat dinantikan oleh para investor karena kemungkinan ada pengumuman besar, termasuk perkembangan sidechain untuk mendukung smart contract di XRP Ledger, yang akan membuka potensi aplikasi terdesentralisasi baru.Selain itu, aplikasi Ripple untuk memperoleh charter bank nasional bisa memperkuat penggunaan XRP dan stablecoin Ripple USD dalam transfer antar bank, sehingga berpotensi memperkuat posisi XRP di pasar global. Persetujuan ETF dari SEC juga akan menambah likuiditas dan investor di XRP.
XRP menunjukkan potensi luar biasa sebagai aset berisiko tinggi dengan potensi imbal hasil yang besar, terutama jika Ripple sukses mengintegrasikan smart contracts melalui sidechains. Namun, investor harus waspada terhadap ketidakpastian regulasi yang masih bisa berdampak pada harga secara drastis.