Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Skandal Token Crypto Trump: Terima Duit dari Musuh Amerika, Kenapa Bisa?

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
19 Sep 2025
190 dibaca
2 menit
Skandal Token Crypto Trump: Terima Duit dari Musuh Amerika, Kenapa Bisa?

Rangkuman 15 Detik

World Liberty Financial menghadapi kritik karena menjual token kepada entitas yang dikenakan sanksi.
Laporan menunjukkan keterkaitan WLFI dengan kelompok peretas dan bursa yang terlibat dalam evasi sanksi.
Tornado Cash tetap menjadi fokus perhatian pemerintah meskipun sanksi terhadapnya telah dicabut.
World Liberty Financial (WLFI), sebuah perusahaan crypto yang didukung oleh mantan Presiden AS Donald Trump dan keluarganya, tengah mendapat kritikan serius setelah terungkap menjual token kepada entitas yang terkena sanksi AS. Ini termasuk kelompok hacker Korea Utara, exchange Iran Nobitex, pedagang Rusia, dan berbagai pengguna mixer cryptocurrency Tornado Cash yang dicurigai sebagai wadah pencucian uang. Pada hari pelantikan Trump di Januari 2025, WLFI menjual ratusan ribu token ke sebuah wallet yang terkait langsung dengan Lazarus Group, kelompok hacker yang terkenal melakukan pencurian senilai miliaran dolar dalam dunia crypto. Wallet ini bahkan sempat menerima airdrop stablecoin milik WLFI sebelum akhirnya diblokir beberapa bulan kemudian. Selain itu, sebuah wallet yang terkait dengan Nobitex, platform crypto terbesar di Iran yang masuk daftar hitam oleh regulator AS, juga membeli token WLFI senilai ribuan dolar. Transaksi lain menunjukkan keterlibatan wallet terkait pemasaran rubel digital yang juga disanksi oleh AS karena berperan dalam penghindaran sanksi ekonomi. Lebih dari 60 wallet yang diketahui menggunakan Tornado Cash, sebuah mixer yang pernah disanksi pemerintah AS karena perannya dalam pencucian uang, ternyata juga membeli token WLFI. Walaupun sanksi tersebut dicabut oleh pemerintahan Trump di Maret 2025, banyak pihak tetap melihat Tornado Cash sebagai risiko tinggi bagi keamanan dan kejujuran di dunia crypto. WLFI akhirnya melakukan pemblokiran terhadap ratusan alamat wallet termasuk yang dimiliki oleh pengusaha crypto terkenal Justin Sun, namun langkah ini dinilai terlambat oleh kelompok pengawas seperti Accountable.US. Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar soal bagaimana sebuah proyek crypto yang melibatkan figur politik besar bisa lalai dalam mengawasi transaksi yang jelas-jelas mencurigakan.

Analisis Ahli

Gary Gensler
Kehadiran token WLFI yang beredar di wallet terkait entitas sanksi menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat dan compliance yang tidak boleh kompromi dalam pasar crypto.