Investor Sambut Hangat Debut ETF Spot Dogecoin dan XRP di AS
Finansial
Mata Uang Kripto
19 Sep 2025
208 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Debut ETF Dogecoin dan XRP menunjukkan minat yang kuat dari investor meskipun adanya skeptisisme.
Perubahan kepemimpinan di SEC membawa harapan baru untuk regulasi yang lebih mendukung industri cryptocurrency.
Munculnya ETF ini dapat menjadi awal dari gelombang produk crypto yang tidak konvensional di pasar.
Baru-baru ini, dua ETF spot cryptocurrency pertama di Amerika Serikat yang berbasis Dogecoin dan XRP diluncurkan dan menarik perhatian besar dari para trader. Meskipun para analis sempat memperkirakan debutnya akan biasa saja, realita justru berbeda. ETF XRP bernama XRPR dan ETF Dogecoin bernama DOJE berhasil mencatatkan volume perdagangan yang jauh lebih tinggi dari perkiraan dalam hitungan jam.
Perubahan penting di regulasi AS yang dipicu oleh pergantian ketua SEC dari Gary Gensler ke Paul Atkins menjadi faktor kunci dibalik peluncuran produk-produk ini. Atkins dikenal sebagai pendukung industri crypto dan ia membawa pendekatan lebih ramah yang membuka jalan bagi produk-produk seperti ETF Dogecoin dan XRP tanpa harus menunggu proses persetujuan yang biasa lebih ketat.
Kedua ETF ini termasuk jenis 40-Act ETF, yang memungkinkan peluncuran lebih cepat dengan konsekuensi pembatasan pemasaran dan distribusi dibandingkan dengan ETF Bitcoin dan Ethereum yang sudah mendapat izin penuh SEC tahun lalu. Kedua ETF ini harus memegang token asli, namun juga bisa melibatkan instrumen luar negeri sebagai pelengkap.
Dogecoin sendiri dikenal sebagai token yang diciptakan sebagai lelucon namun kini memiliki ETF institusional dengan biaya manajemen tahunan yang cukup tinggi, 1,5%. Sementara XRP mendapatkan pencatatan profil tinggi di AS setelah lama berjuang dalam sengketa hukum dengan SEC, membuat peluncuran ETF ini menjadi momentum besar bagi aset digital tersebut.
Meski ada antusiasme, tidak semua pihak setuju dengan peluncuran ini. Beberapa ahli mengingatkan risiko normalisasi aset yang dianggap sebagai koleksi atau tren sementara seperti Dogecoin. Namun, regulator tengah mempersiapkan standar yang memungkinkan lebih banyak ETF crypto diluncurkan secara otomatis, yang diprediksi akan membuat pasar semakin ramai dan dinamis.
Analisis Ahli
Eric Balchunas
Volume perdagangan hari pertama jauh melebihi estimasi, menunjukkan antusiasme investor yang tidak terduga pada ETF spot Dogecoin dan XRP.Bryan Armour
Menganggap ETF Dogecoin berbahaya karena dapat mendorong normalisasi aset koleksi yang tidak memiliki utilitas nyata, seperti tren masa lalu beanie babies.Matt Hougan
Perubahan regulasi yang akan datang bisa membuka pasar ETF crypto secara lebar, mempercepat diversifikasi produk aset digital.