Numeral: Startup AI yang Permudah Bisnis Kelola Pajak Penjualan Kompleks
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
18 Sep 2025
257 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Numeral memanfaatkan AI untuk menyederhanakan proses pengelolaan pajak penjualan.
Startup ini telah berhasil menarik perhatian investor besar dengan pendanaan yang signifikan.
Regulasi pajak yang kompleks menjadi tantangan bagi bisnis e-commerce, dan Numeral menawarkan solusi untuk masalah ini.
Sam Ross, mantan manajer produk di Airbnb, memulai startup Numeral setelah merasakan sulitnya mengelola pajak penjualan di banyak negara bagian Amerika Serikat. Sebelumnya, aturan pajak hanya berlaku di wilayah tempat bisnis punya kehadiran fisik, tapi sejak putusan Mahkamah Agung 2018, bisnis harus mengumpulkan pajak di semua wilayah pelanggan mereka. Hal ini sangat menyulitkan bisnis e-commerce dan SaaS seperti yang dijalankan Ross saat itu.
Numeral hadir sebagai solusi dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengotomatisasi proses pajak penjualan yang sebelumnya sangat rumit dan memakan waktu. AI di Numeral mampu melacak perubahan peraturan pajak di lebih dari 11.000 yurisdiksi, menangani surat terkait pajak, hingga melakukan pelaporan dan pembayaran pajak secara otomatis bagi para kliennya.
Dalam waktu dua tahun, Numeral telah berkembang pesat dengan melayani lebih dari 2.000 klien, termasuk perusahaan seperti EightSleep dan Graza Olive Oil. Startup ini juga berhasil mengumpulkan pendanaan Seri B sebesar 35 juta dolar, menjadikan valuasi perusahaan mencapai 350 juta dolar. Pendanaan ini datang hanya enam bulan setelah Seri A sebesar 18 juta dolar.
Selain fokus pada pasar Amerika Serikat, Numeral juga melayani pengelolaan pajak di negara-negara berkembang seperti Tanzania dan Kenya. Hal ini menjadi keunggulan mereka dibandingkan kompetitor lain yang biasanya hanya beroperasi di pasar besar dan mengandalkan jasa firma CPA tradisional di wilayah kecil atau berkembang.
Persaingan di pasar software manajemen pajak penjualan cukup ketat dengan hadirnya startup lain seperti Anrok dan Zamp, serta perusahaan lama seperti Alavara yang sedang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham (IPO). Namun, Numeral berharap AI yang cerdas dan kemampuan untuk melayani pasar internasional akan membuatnya tetap unggul di industri ini.

