Corsair Luncurkan Mouse Gaming Ultraringan 36 Gram dengan Daya Tahan Luar Biasa
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
18 Sep 2025
116 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Sabre V2 Pro adalah mouse gaming yang sangat ringan dengan berat hanya 36 gram.
Mouse ini menawarkan konektivitas nirkabel dan polling rate tinggi hingga 8,000Hz.
Corsair menyediakan opsi konfigurasi tanpa perangkat lunak, memudahkan pengguna untuk menyesuaikan pengaturan.
Corsair memperkenalkan Sabre V2 Pro Ultralight Wireless, mouse gaming nirkabel yang sangat ringan dengan berat hanya 36 gram, hampir sama beratnya dengan tujuh keping koin nickel AS. Torch ini ditujukan untuk gamer yang membutuhkan kecepatan dan kelincahan saat bermain game.
Berbeda dengan produk pesaing yang umumnya memiliki berat di atas 50 gram, mouse ini memungkinkan pengguna untuk menggerakkannya dengan mudah dan cepat di atas meja, sehingga meningkatkan reaksi dalam permainan cepat. Meskipun sangat ringan, Corsair tidak mengorbankan fitur seperti daya tahan baterai yang panjang.
Mouse ini memiliki baterai kecil 210mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 70 jam pada koneksi 2.4GHz dan polling rate 1.000Hz. Jika pengguna ingin polling rate lebih tinggi hingga 8.000Hz, masa pakai baterai berkurang menjadi 16 jam, tapi efek ini tidak terlalu signifikan bagi kebanyakan gamer.
Sabre V2 Pro memiliki desain simetris untuk tangan kanan dengan dua tombol thumb yang disusun di sisi kiri. Corsair juga menyediakan grip tape khusus agar pengguna dapat menyesuaikan kenyamanan genggaman mouse sesuai selera mereka.
Salah satu fitur inovatif adalah konfigurasi mouse yang dapat dilakukan melalui browser tanpa harus menginstal software tambahan. Ini memudahkan gamer dan profesional saat melakukan pengaturan di berbagai perangkat, khususnya saat mengikuti turnamen. Mouse ini tersedia dalam warna hitam dan putih.
Analisis Ahli
Mark Webster, Tech Analyst
Mouse seberat 36 gram dengan daya tahan baterai lama jelas merupakan terobosan dalam perangkat gaming. Polling rate tinggi memang menarik secara teknis, tetapi dalam praktiknya, manfaatnya untuk kebanyakan gamer sangat terbatas.

