Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Huawei Tawarkan Chip AI Baru untuk Tantang Dominasi Nvidia dan Perkuat Kemandirian China

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (6mo ago) artificial-intelligence (6mo ago)
18 Sep 2025
188 dibaca
2 menit
Huawei Tawarkan Chip AI Baru untuk Tantang Dominasi Nvidia dan Perkuat Kemandirian China

Rangkuman 15 Detik

Huawei meluncurkan chip Ascend baru untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi AS.
Sistem superkomputer Atlas 950 dan 960 diklaim sebagai yang paling kuat di dunia.
Persaingan antara Huawei dan Nvidia semakin memanas di tengah sanksi dan rivalitas teknologi AS-Tiongkok.
Huawei, perusahaan teknologi raksasa asal China, mengumumkan rencana rilis empat generasi chip AI baru yang dinamakan Ascend dalam tiga tahun ke depan. Ini dilakukan untuk memperkuat posisi mereka dalam teknologi AI dan mengurangi ketergantungan pada chip dari Amerika Serikat dan negara lain. Perusahaan ini menggunakan memori bandwidth tinggi yang mereka kembangkan sendiri, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada pemasok memori dari AS dan Korea Selatan. Hal ini penting karena adanya larangan ekspor dari AS yang membatasi akses China terhadap chip AI tercanggih. Huawei telah meluncurkan chip Ascend 910C di awal tahun ini dan akan menghadirkan chip Ascend 950 dan 960 pada tahun 2026 dan 2027, serta 970 pada tahun 2028. Selain itu, mereka menghadirkan superkomputer Atlas 950 dan 960 yang dapat menghubungkan ribuan chip sekaligus, dikenal sebagai supercluster. Atlas supercluster ini dibangun dengan menggabungkan supernodes yang menggunakan chip Ascend. Huawei sudah mengirim lebih dari 300 supernode Atlas 900 A3 ke lebih dari 20 perusahaan di berbagai bidang seperti telekomunikasi dan manufaktur sebagai bagian dari aplikasi praktis teknologi ini. Situasi ini terjadi dalam konteks ketegangan teknologi antara AS dan China. AS melarang pengiriman chip AI tercanggih ke China, sementara Nvidia merespons dengan chip baru yang masih dapat digunakan di China. Pertarungan ini tidak hanya soal teknologi tapi juga pengaruh ekonomi dan masa depan AI global.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Huawei's commitment to developing standalone AI infrastructure could shift the global AI supply chain, but competing with Nvidia requires not only hardware innovation but also strong software ecosystems.
Kai-Fu Lee
China’s push for chip independence is inevitable amid US restrictions; Huawei’s roadmap shows serious intent, though overcoming years of dominance by Nvidia will be challenging.