Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Alphabet Bergabung dengan Klub 3 Triliun Dolar, Apakah Saatnya Membeli Sahamnya?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
18 Sep 2025
144 dibaca
2 menit
Alphabet Bergabung dengan Klub 3 Triliun Dolar, Apakah Saatnya Membeli Sahamnya?

Rangkuman 15 Detik

Alphabet telah mencapai nilai pasar lebih dari $3 triliun dan merupakan pemimpin dalam industri AI.
Keputusan pengadilan baru-baru ini mengurangi risiko pemecahan perusahaan, meningkatkan prospek saham Alphabet.
Pendapatan dari layanan cloud dan iklan terus berkembang berkat penggunaan AI.
Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan kecerdasan buatan (AI) mengubah tatanan perusahaan teknologi terbesar di dunia. Nvidia naik ke posisi teratas dengan valuasi lebih dari 4 triliun dolar. Alphabet, pemilik Google, kini melewati valuasi 3 triliun dolar, menyamai Apple dan Microsoft, setelah keputusan pengadilan yang mengurangi ancaman pemisahan bisnis mereka. Google, mesin pencari nomor satu di dunia, dan Google Cloud sebagai bisnis utama Alphabet, mendapat dorongan kuat dari AI. Pendapatan Google Cloud naik 32% mencapai lebih dari 13 miliar dolar di kuartal terakhir, berkat kontribusi produk AI generatif dan infrastruktur AI yang semakin dibutuhkan oleh pelanggan bisnis. Alphabet juga menggunakan kecerdasan buatan untuk meningkatkan performa iklan di platform Google Search. Model bahasa besar mereka, Gemini, memperbaiki target iklan sehingga menghasilkan hasil yang lebih baik, yang sangat penting karena iklan adalah sumber pendapatan terbesar perusahaan. Sebelumnya ada kekhawatiran tentang gugatan antitrust yang bisa memaksa Alphabet memecah bisnisnya agar persaingan lebih seimbang. Namun, putusan terbaru menyelamatkan perusahaan dari dijualnya Chrome dan Android, meskipun mereka harus berbagi data pencarian dengan pesaing. Keputusan ini menambah keyakinan pasar dan mendorong kenaikan nilai saham. Dengan valuasi saat ini yang relatif masuk akal di angka 25 kali pendapatan masa depan dan posisi kuat di AI serta bisnis iklan digital, waktu ini dianggap tepat untuk masuk ke saham Alphabet. Namun, investor harus tetap waspada terhadap kompetisi di segmen cloud dan kebutuhan investasi tinggi di teknologi AI.

Analisis Ahli

Adria Cimino
Menilai bahwa keputusan pengadilan telah menghilangkan risiko terbesar dan membuat saham Alphabet lebih menarik, terutama karena kekuatan perusahaan dalam AI dan pendapatan iklan digital.