Meta Luncurkan Kacamata Pintar Ray-Ban dengan Layar dan AI Terintegrasi
Teknologi
Gadgets dan Wearable
18 Sep 2025
114 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta meluncurkan kacamata pintar baru untuk memperluas jangkauan teknologi AI.
Kacamata ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan memberikan notifikasi langsung.
Peluncuran kacamata ini menunjukkan upaya Meta untuk bersaing dalam perlombaan teknologi AI.
Meta telah meluncurkan kacamata pintar barunya yang diberi nama Meta Ray-Ban Display dengan layar kecil di bagian kanan lensa yang dapat menampilkan notifikasi dan melakukan tugas-tugas sederhana. Produk ini adalah langkah baru Meta untuk menggabungkan kecerdasan buatan dengan perangkat wearable guna meningkatkan pengalaman pengguna.
Peluncuran kacamata pintar ini dilakukan oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg, saat konferensi tahunan mereka di Menlo Park, AS. Meskipun demo sempat mengalami kendala teknis seperti gagal menghubungi panggilan telepon, presentasi tetap berlangsung dan mendapat sambutan dari audiens.
Kacamata pintar ini hadir dengan harga mulai dari Rp 13.34 juta (US$799) dan dijadwalkan tersedia di toko-toko mulai tanggal 30 September. Meta ingin memperluas momentum yang dimiliki oleh lini produk Ray-Ban yang sebelumnya sudah sukses di pasaran.
Zuckerberg menggambarkan kacamata pintar sebagai alat yang ideal untuk mengakses superintelligensi pribadi, yaitu kecerdasan buatan yang dapat membantu manusia berpikir lebih pintar, berkomunikasi lebih baik, dan meningkatkan daya ingat serta indera. Produk ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara manusia dan AI di masa depan.
Meskipun Meta masih tertinggal dari beberapa perusahaan lain dalam hal pengembangan model AI canggih, peluncuran ini merupakan upaya mereka untuk terus bersaing dan membawa teknologi AI ke ranah konsumen melalui perangkat sehari-hari yang praktis dan mudah digunakan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Mengintegrasikan AI dengan perangkat wearable adalah langkah penting untuk memperluas penggunaan AI dalam keseharian, dan Meta melakukan hal yang tepat dengan fokus pada pengalaman pengguna yang seamless.Fei-Fei Li
Meskipun teknologi sudah maju, tantangan terbesar adalah membuat AI benar-benar berguna dan tidak mengganggu interaksi manusia yang natural, dan kacamata pintar ini harus terus dikembangkan untuk mencapai hal tersebut.
