Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

DBS Gandeng Franklin Templeton dan Ripple Hadirkan Token Dana Pasar Uang di Singapura

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (6mo ago) banking-and-financial-services (6mo ago)
18 Sep 2025
239 dibaca
2 menit
DBS Gandeng Franklin Templeton dan Ripple Hadirkan Token Dana Pasar Uang di Singapura

Rangkuman 15 Detik

DBS Group berkolaborasi dengan Franklin Templeton dan Ripple untuk meningkatkan efisiensi pasar keuangan.
Tokenisasi aset seperti sgBENJI dan stablecoin RLUSD memberikan peluang baru bagi investor.
Inovasi di bidang blockchain dapat menyederhanakan proses perdagangan dan pinjaman di pasar keuangan.
DBS Group, bank terbesar di Singapura, berkolaborasi dengan manajer aset Amerika Serikat Franklin Templeton dan perusahaan blockchain Ripple untuk menawarkan layanan trading dan pinjaman menggunakan token dana pasar uang dan stablecoin dolar AS. Ini merupakan terobosan inovatif di dunia keuangan yang menggabungkan teknologi blockchain dengan layanan perbankan tradisional. Dalam kerjasama ini, DBS akan mencatat token sgBENJI, yang merupakan tokenisasi dari dana pasar uang dolar AS milik Franklin Templeton, pada DBS Digital Exchange. Stablecoin RLUSD dari Ripple juga akan tercatat di bursa digital ini, memungkinkan investor institusional yang memenuhi syarat untuk menukar kedua token tersebut dengan mudah. Investor akan bisa mendapatkan hasil (yield) dari transaksi swap token ini. Selain itu, DBS juga berencana memperluas penggunaan token sgBENJI sebagai jaminan kredit, baik melalui transaksi repurchase yang dikelola bank maupun platform pihak ketiga dengan DBS sebagai agen yang memegang agunan tersebut. Token sgBENJI diterbitkan menggunakan teknologi blockchain XRP Ledger dari Ripple, yang memberikan keamanan, transparansi, dan kecepatan dalam transaksi digital. Inisiatif ini menyoroti bagaimana tokenisasi aset keuangan berpotensi memperbaiki efisiensi dan likuiditas pasar secara global. Menurut CEO DBS Digital Exchange, Lim Wee Kian, kerja sama ini menunjukkan peran penting tokenisasi dalam pasar keuangan modern. Langkah DBS bersama mitranya diharapkan dapat menjadi model adopsi teknologi blockchain dalam layanan keuangan yang lebih luas di masa depan.

Analisis Ahli

Chris McCann (Pendiri dan CEO Ripple)
Integrasi tokenisasi dengan layanan perbankan akan merevolusi cara aset digital diperdagangkan dan dijaminkan, memberikan transparansi dan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya.