Forward Industries Ajukan Penawaran Saham Rp 66.80 triliun ($4 Miliar) untuk Perkuat Treasury Solana
Finansial
Mata Uang Kripto
17 Sep 2025
60 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Forward Industries mengajukan penawaran ekuitas untuk mendukung ekspansi dan treasury Solana.
Perusahaan memiliki treasury Solana terbesar di antara perusahaan publik.
Reaksi pasar menunjukkan ketidakpastian dengan penurunan harga saham setelah pengumuman penawaran.
Forward Industries, sebuah perusahaan desain dan manufaktur yang terdaftar di bursa saham, baru saja mengajukan program penawaran saham senilai 4 miliar dolar AS menggunakan metode 'at-the-market' (ATM). Metode ini memungkinkan perusahaan menjual saham baru secara bertahap dan fleksibel melalui agen resmi, Cantor Fitzgerald.
Dana yang diperoleh dari penawaran saham ini direncanakan akan digunakan untuk modal kerja perusahaan, ekspansi bisnis, serta untuk menambah kepemilikan mereka atas mata uang kripto Solana (SOL). Forward Industries dikenal memiliki treasury Solana terbesar di kalangan perusahaan publik.
Sebelumnya, Forward telah berhasil mengakuisisi lebih dari 6,8 juta koin Solana melalui transaksi besar senilai 1,65 miliar dolar AS, menjadikannya sebagai yang terbesar di sektor ini dibanding pesaing seperti DeFi Development Corp dengan sekitar 2,02 juta SOL.
Menurut Kyle Samani, Ketua Forward Industries, program ATM ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam mengembangkan strategi kripto mereka sekaligus memperkuat neraca keuangan perusahaan. Forward berfokus pada pengelolaan treasury secara aktif untuk memaksimalkan jumlah SOL per saham.
Namun, setelah pengumuman penawaran saham ini, harga saham Forward turun tajam sebanyak 9,5% menjadi 33,70 dolar AS di awal perdagangan, mencerminkan reaksi pasar terhadap program pengumpulan dana baru ini.
Analisis Ahli
Kyle Samani
ATM offering adalah mekanisme yang efisien untuk perusahaan seperti Forward dalam memperbesar eksposur terhadap pasar kripto dan menjaga fleksibilitas keuangan.