Waymo dan Lyft Siapkan Robotaxi Otonom Pertama di Nashville Tahun 2026
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
17 Sep 2025
199 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Waymo dan Lyft menjalin kemitraan untuk meluncurkan layanan robotaxi di Nashville.
Waymo akan menggunakan kendaraan listrik Jaguar I-Pace untuk layanan robotaxi.
Layanan robotaxi di Nashville akan memungkinkan pelanggan untuk memesan melalui aplikasi Waymo dan Lyft.
Waymo, yang dimiliki oleh perusahaan teknologi Alphabet, berencana meluncurkan layanan robotaxi otonom di Nashville, Amerika Serikat, pada tahun 2026. Untuk itu, mereka melakukan pengujian kendaraan listrik dan otonom Jaguar I-Pace dalam beberapa bulan mendatang. Ini adalah bagian dari rencana besar Waymo memperluas jangkauan layanan robotaxi dari Phoenix ke beberapa kota besar lainnya.
Kemitraan dengan Lyft ini membuat Waymo tidak lagi hanya sebagai operator robotaxi, tapi juga sebagai penyedia teknologi kendaraan otonom yang bekerja sama dengan perusahaan ride-hailing. Lyft akan mengurus layanan armada, termasuk perawatan kendaraan, kebersihan, dan operasi fasilitas melalui anak usahanya, Flexdrive. Mereka bahkan merencanakan pembangunan fasilitas khusus kendaraan otonom.
Salah satu perbedaan utama kemitraan Waymo dan Lyft di Nashville dibandingkan dengan kemitraan sebelumnya dengan Uber di kota seperti Atlanta dan Austin adalah kemudahan akses bagi pengguna. Di Nashville, pelanggan bisa memesan robotaxi langsung lewat aplikasi Waymo terlebih dahulu, dan saat layanan berkembang, bisa juga menggunakan aplikasi Lyft untuk naik robotaxi yang sudah dipasangkan.
Waymo sebelumnya pernah bekerja sama dengan Lyft secara terbatas pada 2019 di Phoenix dengan menambahkan kendaraan otonom ke jaringan ride-hailing tersebut. Kini, mereka ingin membawa kemitraan itu ke tingkat yang lebih besar dan terstruktur sehingga dapat memperluas layanan mereka ke berbagai kota besar dengan dukungan operasional yang kuat.
Ekspansi layanan robotaxi Waymo yang sudah berjalan di banyak kota besar seperti Los Angeles dan San Francisco, serta rencana masuk ke kota-kota lain seperti Miami dan Washington D.C., menunjukkan ambisi perusahaan ini untuk menjadi pemain utama di pasar kendaraan otonom global dengan pendekatan kemitraan yang strategis.
Analisis Ahli
Chris Urmson (Chief Executive at Aurora Innovation)
Kerjasama antara Waymo dan Lyft menandakan fase penting dalam pengembangan kendaraan otonom yang makin terintegrasi dengan layanan transportasi umum, sehingga meningkatkan skalabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap teknologi ini.