Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Angga Raka Prabowo Rangkap Jabatan, Maksimalkan Fungsi Komunikasi Pemerintah

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
management-and-strategy (6mo ago) management-and-strategy (6mo ago)
17 Sep 2025
261 dibaca
1 menit
Angga Raka Prabowo Rangkap Jabatan, Maksimalkan Fungsi Komunikasi Pemerintah

Rangkuman 15 Detik

Angga Raka Prabowo menjabat sebagai Wamenkomdigi dan Ketua Badan Komunikasi Pemerintah.
Badan Komunikasi Pemerintah adalah transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Evaluasi terhadap jabatan dan fungsi Angga Raka Prabowo akan dilakukan sesuai dengan aturan terbaru.
Angga Raka Prabowo masih menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Ketua Badan Komunikasi Pemerintah, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Hal ini dilakukan agar kedua fungsi tersebut bisa dijalankan secara maksimal dalam komunikasi pemerintah. Selain menjabat di dua posisi pemerintahan, Angga Raka juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Penugasan ini dianggap bagian dari tugas dan fungsi sebagai Wamenkomdigi yang perlu dipertahankan. Evaluasi terhadap jabatan rangkap ini akan dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan terbaru dan putusan Mahkamah Konstitusi. Pemerintah menilai jabatan rangkap ini masih relevan selama sinergi dan fungsi berjalan dengan baik. Badan Komunikasi Pemerintah yang kini dipimpin Angga Raka bukan lembaga baru, melainkan transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan dengan cakupan fungsi komunikasi yang lebih luas. Ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi pemerintah secara umum. Angga Raka sendiri menegaskan bahwa posisi Wamenkomdigi tetap dijalankan secara rangkap dengan peran di Badan Komunikasi Pemerintah karena organisasi ini adalah lembaga non-struktural setingkat kementerian yang berfungsi memperluas komunikasi pemerintah.

Analisis Ahli

Dr. Faisal Basri (Ekonom dan Pemerhati Tata Kelola Pemerintahan)
Jabatan rangkap dalam konteks birokrasi dan BUMN harus hati-hati agar tidak menciptakan tumpang tindih fungsi dan kebijakan yang tidak efektif. Evaluasi regulasi yang adaptif menjadi kunci penting agar pejabat bisa fokus dan tidak terjadi benturan kepentingan.