Mengapa Aktivitas DeFi Pindah ke Layer 2 Meski Harga Ether Mencapai Rekor
Finansial
Mata Uang Kripto
16 Sep 2025
6 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Ethereum semakin berfungsi sebagai lapisan penyelesaian yang aman untuk keuangan global.
Layer-2 menawarkan solusi skalabilitas dengan biaya lebih rendah dan kecepatan transaksi yang lebih tinggi.
Inovasi dan adopsi pengguna mendorong perkembangan ekosistem DeFi di layer-2.
Ethereum mengalami paradoks unik di mana harga ether mencapai rekor tertinggi pada Agustus, tapi aktivitas DeFi di jaringan utama (layer-1) justru menurun signifikan. Total biaya transaksi di mainnet hanya mencapai 44 juta dolar, turun 44% dari bulan sebelumnya, sementara aktivitas beralih ke jaringan layer-2 yang lebih cepat dan murah seperti Arbitrum dan Base.
Layer-2 adalah jaringan tambahan yang dibangun di atas Ethereum untuk mempercepat transaksi dan mengurangi biaya. Total nilai yang terkunci di Arbitrum mencapai 20 miliar dolar dan Base 15 miliar dolar, menunjukkan banyak pengguna beralih ke layer-2 untuk transaksi sehari-hari sambil tetap memanfaatkan keamanan Ethereum sebagai lapisan dasar.
Menurut AJ Warner dari Offchain Labs, Ethereum berperan seperti sistem transfer bank tradisional yang aman dan stabil untuk transaksi besar dan institusional, misalnya produk tokenisasi dana dari Franklin Templeton atau BlackRock yang langsung menggunakan Ethereum L1. Sementara itu, layer-2 lebih cocok untuk transaksi cepat dan efisien seperti yang dilakukan trader dan pengembang yang membutuhkan konfirmasi cepat dan biaya rendah.
Selain faktor teknis, insentif ekonomi membuat penyedia likuiditas kecil lebih memilih L2 yang menawarkan pengembalian lebih besar dan biaya lebih rendah. Namun, perusahaan besar dan protokol utama seperti Aave masih memilih untuk tetap beroperasi di Ethereum L1 karena menjamin keamanan dan kedalaman likuiditas yang lebih besar.
Tren ini menunjukkan bahwa ekosistem Ethereum bukanlah kompetisi antara L1 dan L2, melainkan evolusi menuju struktur keuangan multi-layer yang saling melengkapi. Ethereum akan terus jadi fondasi utama untuk transaksi bernilai tinggi, sementara L2 menyediakan lapisan eksekusi yang lebih dinamis dan hemat biaya.
Analisis Ahli
AJ Warner
Fokus hanya pada TVL tidak cukup untuk memahami peran Ethereum; L1 adalah lapisan untuk penyelesaian transaksi bernilai tinggi dan institusional, sedangkan L2 memfasilitasi transaksi cepat dan murah.Alice Hou
Layer-2 bukan hanya soal biaya lebih rendah, tapi juga ruang inovasi yang memungkinkan fitur-fitur baru DeFi diuji dan dikembangkan secara praktis dan ekonomis.