Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kontroversi Pengesahan Dr. Miran Di Federal Reserve Dan Risiko Konflik Kepentingan

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
16 Sep 2025
1239 dibaca
2 menit
Kontroversi Pengesahan Dr. Miran Di Federal Reserve Dan Risiko Konflik Kepentingan

TLDR

Penunjukan Stephen Miran sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve menuai kontroversi karena hubungannya dengan Donald Trump.
Ada kekhawatiran bahwa keberadaan Miran di posisi ini dapat mempengaruhi independensi Federal Reserve.
Miran dikenal sebagai pendukung deregulasi dan memiliki pandangan positif tentang peran cryptocurrency dalam ekonomi.
Senat Amerika Serikat baru saja mengesahkan Dr. Stephen Miran sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve dengan voting tipis 48-47. Pengesahan ini mengakhiri perdebatan panjang tentang potensi konflik kepentingan yang mungkin muncul akibat penunjukan ini.Dr. Miran dikenal sebagai ekonom yang mendukung deregulasi keuangan dan memiliki pandangan positif terhadap inovasi cryptocurrency. Namun, keputusannya untuk tetap menjabat sebagai ketua Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih walaupun dalam status cuti tanpa gaji, menimbulkan kekhawatiran akan pengaruh politik terhadap kebijakan Federal Reserve.Partai Demokrat, termasuk senator seperti Elizabeth Warren dan Andy Kim, secara keras menentang pengesahan ini. Mereka menuduh bahwa penunjukan Miran adalah cara Presiden Donald Trump untuk mengendalikan Federal Reserve demi kepentingan politik dan ekonomi pribadinya.Miran menggantikan Adriana Kugler, yang mengundurkan diri dari jabatannya untuk kembali ke dunia akademik. Sebelumnya, Miran pernah bekerja di Departemen Keuangan dan ikut merancang respons fiskal pemerintah atas pandemi COVID-19 di masa pemerintahan Trump.Persoalan utama yang muncul dari pengangkatan ini adalah risiko berkurangnya independensi bank sentral, yang berpotensi memengaruhi kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi AS. Ke depan, hubungan politik dan kebijakan ekonomi akan menjadi sorotan utama di Washington.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.