AI summary
Tencent melakukan penawaran obligasi setelah empat tahun untuk mendukung investasi AI. Perusahaan teknologi Tiongkok berencana meningkatkan pengeluaran untuk teknologi AI menjadi $32 miliar pada tahun 2025. Aktivitas penggalangan dana di sektor teknologi Tiongkok semakin meningkat dengan beberapa perusahaan meraih dana besar. Tencent Holdings Ltd. baru saja mengumumkan rencana untuk menjual obligasi denominasi yuan lepas pantai dalam beberapa jangka waktu, setelah absen selama empat tahun dari pasar obligasi. Ini adalah langkah terbaru dari Tencent dalam rangka mengumpulkan dana untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di bidang kecerdasan buatan global.Obligasi yang akan ditawarkan oleh Tencent meliputi tenor 5 tahun, 10 tahun, dan 30 tahun dengan suku bunga sekitar 2,6%, 3%, dan 3,6% berturut-turut. Penjualan ini menjadi yang pertama kalinya Tencent menggunakan dim sum bonds sejak 2021 dan akan menambah utang perusahaan yang sudah mencapai 17,75 miliar USD.Uang hasil dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk keperluan korporat umum. Kedatangan obligasi ini juga terjadi saat sektor teknologi di China mengalami peningkatan aktivitas penggalangan dana, terutama untuk mempercepat investasi pada teknologi kecerdasan buatan yang diperkirakan akan mengalami lonjakan besar pengeluaran hingga 32 miliar USD pada tahun 2025.Selain Tencent, perusahaan raksasa seperti Alibaba dan Baidu juga aktif menggalang dana dengan menawarkan obligasi baru. Contohnya, Alibaba baru-baru ini mengumpulkan dana sebanyak 3,2 miliar USD melalui penerbitan obligasi konversi terbesar tahun ini, sementara Baidu juga mengeluarkan obligasi dim sum bernilai miliaran yuan.Secara keseluruhan, tren ini menunjukkan adanya intensifikasi lomba di sektor teknologi China, terutama dalam pengembangan AI, yang mendorong kebutuhan modal besar dari perusahaan-perusahaan teknologi terbesar di negara itu untuk tetap kompetitif di ranah global.
Langkah Tencent untuk kembali ke pasar obligasi menandai kepercayaan mereka terhadap potensi pertumbuhan AI yang besar dan persistensi persaingan di sektor ini. Namun, peningkatan utang juga harus diwaspadai karena risiko beban keuangan yang mungkin timbul di tengah ketidakpastian ekonomi global.